Thalhah bin Ubaidillah radhiyallahu ‘anhu adalah salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal karena keberanian, kedermawanan, dan kesetiaannya kepada Rasulullah. Ia adalah bagian dari assabiqunal awwalun, yaitu golongan awal yang masuk Islam, dan termasuk di antara sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga oleh Nabi SAW. Kisah hidupnya memberikan inspirasi kuat tentang pengorbanan, keteguhan iman, serta kemurahan hati seorang muslim sejati.
Awal Mula Thalhah Masuk Islam
Thalhah lahir di Mekkah dan berasal dari suku Quraisy. Ia masuk Islam di masa awal penyebaran agama Islam melalui perantaraan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Meskipun keluarganya adalah kalangan yang terpandang dan awalnya menentang Islam, Thalhah memilih mengikuti panggilan kebenaran dan menjadi salah satu di antara delapan orang pertama yang memeluk Islam.
Sebagai seorang pemuda yang cerdas dan terampil dalam berdagang, ia sering melakukan perjalanan bisnis hingga ke Syam. Namun, hati Thalhah tertarik pada kabar tentang Nabi Muhammad SAW dan risalah Islam sehingga ia memutuskan untuk bertemu dan bergabung dengan perjuangan Nabi. Keputusannya ini menunjukkan betapa kuatnya keyakinan yang ia pegang meskipun tantangan datang dari lingkungan sekitarnya.
Kedermawanan Thalhah bin Ubaidillah
Thalhah dikenal sebagai sosok yang kaya raya lantaran sukses dalam perdagangan, namun ia tidak menyimpan harta semata untuk dirinya sendiri. Thalhah hidup sederhana dan sering membagikan hartanya kepada kaum yang membutuhkan. Ia menyedekahkan hasil kekayaannya tanpa ragu, bahkan hingga tidak tersisa sedikit pun.
Salah satu puncak kedermawanannya terlihat ketika ia menerima harta besar dari Hadramaut. Ibunya merasa pusing dengan melimpahnya harta itu, sehingga atas saran istrinya, Su’da binti Auf, Thalhah membagikan seluruh hartanya kepada fakir miskin dan membantu pernikahan kaum muda yang kurang mampu. Karena sifatnya yang murah hati inilah Rasulullah SAW memberikan julukan seperti Thalhah Al-Fayyadh (yang murah hati) dan Thalhah Al-Jud (yang dermawan).
Tidak hanya itu, Thalhah juga memastikan bahwa keluarganya dan tetangga yang membutuhkan mendapat perhatian, baik berupa sandang, pangan, maupun bantuan biaya pernikahan, menjadikannya teladan dalam berbagi dan peduli kepada sesama muslim.
Keberanian Thalhah bin Ubaidillah
Keberanian Thalhah benar-benar diuji ketika ia ikut serta dalam Perang Uhud bersama Rasulullah SAW. Pada saat itu, pasukan Muslim menghadapi ancaman berat dari pasukan musyrik Quraisy yang mengepung mereka. Thalhah maju ke garis depan untuk melindungi Nabi SAW dengan gagah berani.
Dalam pertempuran tersebut, ia berjuang sekuat tenaga menghadang serangan musuh hingga akhirnya tubuhnya penuh luka dan pingsan. Disebutkan bahwa pergelangan tangannya bahkan putus, namun Thalhah tetap menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Ketika Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Abu Ubaidah bin Al-Jarrah menemukannya, mereka mengira ia telah gugur, padahal Thalhah hanya pingsan saja.
Melihat pengorbanan Thalhah, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang ingin melihat seorang laki-laki yang masih berjalan di muka bumi padahal ia telah memberikan nyawanya, maka hendaklah ia melihat Thalhah.” Pernyataan ini menunjukkan betapa besar jasa Thalhah dalam membela Islam dan Rasulullah, dan bahwa ia telah mendapatkan kabar gembira sebagai penghuni surga meskipun masih hidup.
Wafatnya Thalhah bin Ubaidillah
Setelah melalui periode perjuangan yang panjang bersama kaum muslimin, Thalhah bin Ubaidillah akhirnya menghadap Allah dengan meninggalkan jejak kebaikan yang tak terhitung. Ia dikenang sebagai sahabat yang tidak hanya kaya dan dermawan, tetapi juga sebagai pejuang yang gagah berani dan setia pada Nabi SAW serta dakwah Islam. Warisannya terus menginspirasi generasi muslim hingga hari ini.
Ingin Mengikuti Jejak Keimanan Sahabat Nabi?
Kisah Thalhah bin Ubaidillah mengajarkan kita pentingnya keteguhan iman, kedermawanan, dan keberanian dalam perjuangan. Jika Anda ingin memperdalam pengalaman spiritual dan menapaki jejak sejarah Islam secara langsung, pertimbangkan paket umroh dari Arrayyan yang dirancang untuk memberikan perjalanan ibadah penuh makna, pembelajaran sejarah Islam, dan kesempatan merasakan spiritualitas di Tanah Suci. Dapatkan pengalaman umroh yang tak terlupakan bersama keluarga dan sahabat Anda!