Mekkah Al-Mukarramah merupakan kota suci yang menjadi pusat ibadah umat Islam dari seluruh dunia. Setiap sudut kota ini menyimpan keutamaan dan keberkahan luar biasa, terutama sebagai tempat dikabulkannya doa. Tidak heran jika jamaah umrah dan haji selalu memanfaatkan momen keberadaan mereka di Tanah Suci untuk memperbanyak doa, dzikir, dan munajat kepada Allah SWT.
Dalam ajaran Islam, terdapat beberapa waktu dan tempat yang diyakini sebagai tempat mustajab, yaitu kondisi atau lokasi di mana doa memiliki peluang besar untuk dikabulkan. Di Mekkah, terdapat sejumlah lokasi yang secara khusus dianjurkan bagi umat Islam untuk berdoa dengan penuh kekhusyukan. Mengetahui dan memahami tempat-tempat tersebut akan membantu jamaah memaksimalkan ibadah selama berada di Tanah Suci.
Tempat Mustajab di Makkah: 12 Lokasi yang Dianjurkan untuk Berdoa
Mekkah memiliki banyak lokasi istimewa yang berkaitan langsung dengan sejarah Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS, dan Rasulullah SAW. Lokasi-lokasi ini bukan hanya bernilai sejarah, tetapi juga memiliki keutamaan spiritual tinggi. Berikut adalah 12 tempat doa mustajab di Mekkah yang dianjurkan untuk dimanfaatkan oleh jamaah haji maupun umrah.
1. Ketika Thawaf
Thawaf mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran merupakan ibadah inti dalam umrah dan haji. Ketika melakukan thawaf, jamaah berada sangat dekat dengan Baitullah, rumah Allah yang penuh kemuliaan. Para ulama sepakat bahwa doa yang dipanjatkan saat thawaf termasuk doa yang mustajab.
Selama thawaf, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, istighfar, shalawat, serta doa-doa personal sesuai kebutuhan masing-masing. Tidak ada doa khusus yang diwajibkan, sehingga jamaah bebas memohon apa saja kepada Allah SWT dengan penuh kekhusyukan.
2. Ketika di Multazam
Multazam adalah area di antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah. Tempat ini dikenal sebagai salah satu lokasi paling mustajab untuk berdoa. Banyak riwayat menyebutkan bahwa Rasulullah SAW dan para sahabat sering menempelkan dada dan pipi mereka di Multazam sambil berdoa dengan sungguh-sungguh.
Di tempat ini, jamaah dianjurkan berdoa dengan penuh pengharapan, memohon ampunan, keselamatan, dan kebaikan dunia akhirat. Karena letaknya yang sangat terbatas, jamaah perlu bersabar dan menjaga adab ketika ingin berdoa di Multazam.
3. Di bawah Mizab (talang Ka’bah)
Mizab adalah talang emas Ka’bah yang mengalirkan air hujan dari atap Ka’bah ke area Hijr Ismail. Berdoa di bawah Mizab dipercaya sebagai doa yang mustajab karena lokasi ini termasuk bagian dari Ka’bah.
Ketika hujan turun di Masjidil Haram, jamaah sering memanfaatkan momen ini untuk berdiri di bawah Mizab, memanjatkan doa dengan harapan rahmat Allah turun bersama tetesan air hujan tersebut.
4. Ketika berada di dalam Ka’bah
Berada di dalam Ka’bah merupakan kesempatan yang sangat langka dan istimewa. Bagi jamaah yang mendapat kesempatan masuk, maka dianjurkan untuk memperbanyak shalat dan doa. Seluruh area di dalam Ka’bah adalah tempat mustajab.
Doa yang dipanjatkan di dalam Ka’bah diyakini memiliki keutamaan yang sangat besar karena berada tepat di pusat kiblat umat Islam sedunia.
5. Ketika berada di Sumur Zamzam
Sumur Zamzam memiliki sejarah panjang yang terkait dengan Nabi Ismail AS dan ibunya, Siti Hajar. Air Zamzam dikenal memiliki keberkahan dan manfaat luar biasa. Rasulullah SAW bersabda bahwa air Zamzam sesuai dengan niat orang yang meminumnya.
Saat meminum air Zamzam, jamaah dianjurkan membaca doa dan menyampaikan niat khusus, baik untuk kesembuhan, ilmu yang bermanfaat, rezeki yang berkah, maupun perlindungan dari keburukan.
6. Ketika di Shafa & Marwah
Bukit Shafa dan Marwah merupakan bagian dari ritual sa’i. Kedua tempat ini memiliki keutamaan tinggi karena berkaitan dengan perjuangan Siti Hajar dalam mencari air untuk putranya. Di puncak Shafa dan Marwah, jamaah disunnahkan menghadap Ka’bah, bertakbir, bertahlil, dan berdoa.
Doa yang dipanjatkan di dua bukit ini termasuk doa mustajab karena dilakukan dalam rangkaian ibadah yang penuh pengorbanan dan keikhlasan.
7. Saat Berlari di antara Shafa dan Marwah
Pada bagian tertentu antara Shafa dan Marwah, jamaah laki-laki disunnahkan untuk berlari kecil (raml). Meskipun berlari, jamaah tetap dianjurkan untuk berdzikir dan berdoa dalam hati.
Momentum sa’i mengajarkan keteguhan, kesabaran, dan tawakal. Oleh karena itu, doa yang dipanjatkan selama sa’i memiliki nilai spiritual yang tinggi.
8. Ketika berada di Maqam Ibrahim
Maqam Ibrahim adalah batu tempat Nabi Ibrahim AS berdiri saat membangun Ka’bah. Setelah thawaf, jamaah disunnahkan melaksanakan shalat dua rakaat di dekat Maqam Ibrahim, jika kondisi memungkinkan.
Setelah shalat, doa yang dipanjatkan di area ini dipercaya sebagai doa yang mustajab karena tempat tersebut merupakan saksi ketaatan dan keteguhan Nabi Ibrahim AS.
9. Ketika berada di Padang Arafah
Padang Arafah merupakan tempat paling utama dalam rangkaian ibadah haji. Wukuf di Arafah menjadi puncak ibadah haji, bahkan disebut sebagai inti dari haji itu sendiri.
Doa di Arafah dikenal sebagai doa terbaik dan paling mustajab. Rasulullah SAW menyebut bahwa sebaik-baik doa adalah doa yang dipanjatkan pada hari Arafah. Jamaah dianjurkan memperbanyak istighfar, dzikir, dan doa sepanjang waktu wukuf.
10. Ketika di Muzdalifah
Muzdalifah adalah tempat jamaah bermalam setelah meninggalkan Arafah. Di lokasi ini, jamaah mengumpulkan batu untuk melontar jumrah dan memperbanyak dzikir serta doa.
Meskipun bersifat transit, Muzdalifah tetap memiliki keutamaan spiritual sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji yang sarat makna.
11. Ketika berada di Mina
Mina merupakan tempat jamaah menginap dan melakukan ritual melontar jumrah. Selain melaksanakan ibadah, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir selama berada di Mina.
Setiap aktivitas di Mina merupakan simbol ketaatan dan perjuangan melawan hawa nafsu, sehingga doa yang dipanjatkan di tempat ini memiliki nilai spiritual tinggi.
12. Ketika melempar Jumrah di tiga tempat
Melontar jumrah melambangkan penolakan terhadap godaan setan. Saat melakukan lempar jumrah, jamaah dianjurkan bertakbir dan memperkuat niat dalam hati.
Usai melontar jumrah, jamaah memiliki waktu untuk berdoa, memohon perlindungan dari kejahatan serta meminta kekuatan iman untuk menjalani kehidupan setelah pulang dari Tanah Suci.
Mengetahui dan memanfaatkan tempat-tempat mustajab di Mekkah merupakan kesempatan berharga yang tidak selalu bisa diraih setiap orang. Agar ibadah Anda semakin khusyuk, terarah, dan penuh makna, persiapkan perjalanan umroh dengan layanan terpercaya. Arrayyan Tour & Travel menghadirkan paket umroh nyaman, pembimbing berpengalaman, serta bimbingan ibadah yang membantu jamaah memaksimalkan setiap doa di Tanah Suci. Wujudkan niat suci Anda bersama Arrayyan dan raih pengalaman umroh yang tenang, terencana, dan penuh keberkahan.