Umrah Plus City Tour Al Ula: Menguak Keindahan Warisan Kuno Arab Saudi

Musim Umrah 1446H sangat dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Di tahun 2024, Arrayyan Al Mubarak menawarkan paket promo umrah yang dikombinasikan dengan destinasi wisata menarik, salah satunya adalah Al Ula. Al Ula, terletak di barat laut Arab Saudi, terkenal dengan situs-situs arkeologi dan keindahan alamnya yang memukau. Artikel ini akan membahas promo umrah plus destinasi wisata ke Al Ula yang ditawarkan pada tahun 2024, memberikan informasi lengkap mengenai keuntungan, fasilitas, dan Mengapa Memilih Al Ula sebagai Destinasi Wisata?

Keunikan Al Ula

Al-Ula adalah sebuah kota kuno yang terletak di wilayah barat laut Arab Saudi, dikenal karena warisan sejarah dan arkeologinya yang kaya. Kota ini merupakan rumah bagi situs-situs bersejarah yang penting, termasuk Madain Saleh (juga dikenal sebagai Al-Hijr), yang merupakan situs arkeologi pertama di Arab Saudi yang diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.  Pemerintah Arab Saudi saat ini sedang mengembangkan Al-Ula sebagai tujuan wisata utama melalui proyek-proyek seperti “Vision 2030”, yang bertujuan untuk diversifikasi ekonomi negara tersebut dengan mempromosikan pariwisata dan pelestarian budaya.

Madain Saleh, atau Hegra, adalah kota batu yang dihiasi dengan makam-makam Nabatea yang indah. Situs ini adalah salah satu peninggalan sejarah yang paling terawat di Arab Saudi, menawarkan gambaran mendalam tentang peradaban kuno yang pernah berjaya di kawasan ini. Selain situs bersejarah, Al Ula juga menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan seperti Lembah Ashar, formasi batuan unik, dan gurun yang mempesona. Ini adalah tempat yang ideal untuk wisata alam, berfoto, dan menikmati keindahan alam yang jarang ditemui.

Keuntungan Promo Umrah Plus Al Ula Arrayyan Al Mubarak

Program 11 Hari
📅 10 November 2024
✈️ Emirates Airlines / Qatar Airways
🏨 Setaraf *4
🎧 Audio Guide System

Banyak Bonusnya :
🚄 Free Kereta Cepat Haramain
🏛️ Free City Tour Al Ula
🚠 Free City Tour Thaif
🍛 Free Nasi Mandhi

Harga Mulai
Quad : IDR 37.900.000
Triple : IDR 39.500.000
Double : IDR 42.000.000

Promo umrah plus destinasi wisata ke Al Ula tahun 2024 adalah Program terbaik bagi umat Muslim untuk melaksanakan ibadah sekaligus menikmati keindahan dan sejarah Arab Saudi. Dengan berbagai paket yang tersedia, jamaah dapat memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka. Pastikan untuk merencanakan dengan baik, dan menikmati pengalaman umrah serta wisata yang tak terlupakan di Al Ula.

3 Macam Pelaksanan Haji yang perlu di ketahui

Ibadah haji adalah salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan yang sangat penting dalam kehidupan seorang Muslim. Setiap tahun, jutaan umat Islam dari seluruh dunia berkumpul di Makkah untuk menunaikan ibadah ini. Namun, sebelum berangkat, penting bagi setiap jemaah haji untuk memahami tiga macam pelaksanaan ibadah haji. Dikutip dari buku Tuntunan Manasik Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, berdasarkan pelaksanaan, ibadah haji terbagi menjadi tiga macam:

  1. Haji Ifrad

Menurut bahasa, kata ifrad berarti menyendirikan. Maksudnya adalah, seseorang melaksanakan ibadah haji saja tanpa melaksanakan umrah. Pelaksanaan Haji Ifrad dapat dilaksanakan dengan dua cara, yaitu Melaksanakan haji saja tanpa melaksanakan umrah atau Melaksanakan ibadah haji terlebih dahulu, lalu melaksanakan umrah setelah selesai haji.

Selain kedua cara tersebut, haji ifrad juga bisa dilakukan dengan dua acara yang lain, yaitu melaksanakan umrah di luar bulan-bulan haji, kemudian menyusul melaksanakan ibadah haji pada bulan haji.Selanjutnya, bisa melaksanakan umrah pada bulan-bulan haji lalu kembali ke tanah air. Kemudian menyusul pergi haji pada bulan-bulan haji di tahun yang sama. Orang yang melaksanakan ibadah haji jenis ini tidak dikenakan dam atau denda yang harus dibayar ketika seseorang menunaikan ibadah haji atau umrah karena beberapa sebab pelanggaran.

2. Haji Qiran

Kata qiran memiliki makna berteman atau bersamaan. Artinya seseorang . Jika tidak mampu menyembelih kambing, maka bisa diganti dengan berpuasa sepuluh hari. Tiga hari dilakukan saat ihram sampai hari raya haji, tujuh hari dilakukan bila telah sampai di negeri masing-masing.

3. Haji Tamattu

Kata tamattu’ memiliki arti bersenang-senang. Haji jenis ini adalah ketika orang melaksanakan umrah terlebih dahulu pada bulan-bulan haji, lalu ber-tahallul. Kemudian berihram haji dari Makkah atau sekitarnya pada tanggal 8 Dzulhijjah (hari Tarwiyah) atau 9 Dzulhijjah tanpa harus kembali lagi dari miqat semula. Selama jeda waktu tahallul tersebut, dia bisa bersenang-senang karena tidak dalam keadaan ihram dan tidak terkena larangan ihram.

Akan tetapi orang yang melakukan haji jenis ini dikenakan dam sama seperti haji Qiran, yakni dengan menyembelih seekor kambing yang sah untuk qurban. Dan jika tidak mampu menyembelih kambing, maka bisa diganti dengan berpuasa sepuluh hari. Tiga hari saat ihram sampai hari raya haji dan tujuh hari dilakukan setelah kembali ke tempat asal.

Mengenal tiga macam pelaksanaan ibadah haji merupakan langkah penting bagi setiap jemaah haji untuk memahami dan menjalankan ibadah dengan benar. Dengan memahami perbedaan dan pentingnya setiap jenis ibadah haji, jemaah haji dapat mengoptimalkan pengalaman spiritual selama perjalanan ibadah. Semoga pemahaman ini membantu setiap Muslim yang merindukan untuk menunaikan ibadah haji dengan penuh kekhusyukan dan keberkahan.

Persiapan Penting Sebelum Berangkat Haji: Memastikan Kesiapan Spiritual dan Fisik

Berangkat haji adalah momen sakral bagi umat Muslim di seluruh dunia. Ini adalah perjalanan spiritual yang membutuhkan persiapan matang, baik secara mental, fisik, maupun logistik. Sebelum memasuki perjalanan ini yang dianggap sebagai salah satu rukun Islam, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dengan cermat untuk memastikan pengalaman yang lancar dan berarti bagi setiap jemaah. Mari kita bahas beberapa persiapan penting sebelum berangkat haji.

  1. Persiapan Mental dan Spiritual:
    Sebelum berangkat, penting bagi jemaah haji untuk mempersiapkan diri secara mental dan spiritual. Ini termasuk meningkatkan keimanan, merenungkan makna dari ibadah haji, dan membersihkan hati dari segala beban dan konflik yang mungkin mengganggu konsentrasi selama ibadah. Memperdalam pengetahuan tentang ritual-ritual haji juga sangat dianjurkan.
  2. Pemeriksaan Kesehatan:
    Kesehatan fisik adalah hal yang sangat penting sebelum berangkat haji. Jemaah haji disarankan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk memastikan bahwa mereka dalam kondisi fisik yang baik untuk menyelesaikan semua ritual ibadah yang memerlukan kekuatan fisik yang cukup.
  3. Vaksinasi dan Imunisasi:
    Sebelum berangkat, pastikan bahwa semua vaksinasi dan imunisasi yang diperlukan telah diberikan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan setempat dan pemerintah Arab Saudi. Hal ini sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kesehatan jemaah serta jamaah lainnya di sekitar.
  4. Persiapan Dokumen:
    Pastikan semua dokumen yang diperlukan telah disiapkan dengan benar, termasuk paspor, visa, tiket pesawat, serta dokumen-dokumen identifikasi lainnya. Periksa juga apakah semua informasi yang tertera di dokumen tersebut sudah sesuai dengan data yang benar, agar tidak terjadi masalah saat proses pemeriksaan di bandara atau saat penginapan di Arab Saudi.
  5. Persiapan Keuangan:
    Pastikan bahwa seluruh kebutuhan keuangan selama perjalanan telah dipersiapkan dengan baik. Ini termasuk biaya akomodasi, transportasi, makanan, serta uang tunai yang diperlukan untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Jangan lupa untuk mempersiapkan dana darurat dalam hal terjadi keadaan darurat atau kebutuhan mendadak lainnya.
  6. Pakaian dan Perlengkapan:
    Pilihlah pakaian yang sesuai dengan iklim di Arab Saudi, yang umumnya panas dan kering, namun bisa berubah secara tiba-tiba. Persiapkan pakaian ibadah yang nyaman dan sesuai dengan tata cara beribadah haji. Selain itu, bawa juga perlengkapan pribadi seperti sepatu yang nyaman, perlengkapan mandi, serta obat-obatan pribadi yang mungkin dibutuhkan selama perjalanan.
  7. Informasi dan Pengetahuan Lokal:
    Sebelum berangkat, luangkan waktu untuk mempelajari tentang tempat-tempat suci di Arab Saudi, serta tata cara beribadah haji yang benar. Pelajari juga tentang aturan dan etika yang berlaku di tempat-tempat ibadah, termasuk larangan dan tata cara yang harus diikuti oleh jemaah haji.


Persiapan sebelum berangkat haji adalah langkah penting untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan perjalanan ibadah. Dengan mempersiapkan diri secara mental, fisik, dan logistik, jemaah haji dapat menghadapi perjalanan ini dengan penuh kepercayaan diri dan khusyuk, serta mendapatkan pengalaman ibadah yang berarti dan menyentuh hati. Semoga perjalanan haji menjadi momen yang membawa berkah dan keberkatan bagi semua jemaah yang menjalaninya.

Kemenag Rilis Jadwal Pemberangkatan Jemaah Haji, 22 Kloter Terbang 12 Mei

Jakarta 06 Mei 2024, Kementerian Agama  merilis jadwal pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Indonesia. Jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama pada 11 Mei dan secara bertahap diberangkatkan pada 12 Mei 2024.

Indonesia tahun ini mendapat 241.000 kuota haji. Jumlah ini terdiri atas 213.320 jemaah haji reguler dan 27.680 jemaah haji khusus.

“Proses pembagian kloter (kelompok terbang) dan penyusunan jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah sudah selesai. Kloter pertama akan mulai terbang pada 12 Mei 2024 ke Tanah Suci,” terang Direktur Layanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab di Jakarta, Minggu (5/5/2024).

Menurutnya, ada 14 asrama haji embarkasi di seluruh Indonesia yang akan melayani pemberangkatan jemaah haji, yaitu: Embarkasi Aceh (BTJ), Medan atau Kualanamu (KNO), Batam (BTH), Padang (PDG), Palembang (PLM), Jakarta Pondok Gede (JKG), Jakarta Saudia (CKG SV atau JKS), Kertajati (KJT), Solo (SOC), Surabaya (SUB), Lombok (LOP), Balikpapan (BPN), Banjarmasin (BDJ), dan Makassar atau Ujungpandang (UPG).

Keberangkatan jemaah haji Indonesia terbagi dalam dua gelombang. Pemberangkatan gelombang pertama dijadwalkan dari 12 – 23 Mei 2024. Untuk gelombang kedua, pemberangkatan jemaah akan berlangsung dari 24 Mei – 10 Juni 2024.

“Pada hari pertama, ada 22 kloter yang akan terbang ke Arab Saudi, yaitu: dua kloter dari Embarkasi Jakarta – Pondok Gede, tiga kloter dari Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS), lima kloter dari embarkasi Solo, lima kloter dari Embarkasi Surabaya, serta masing-masing satu kloter dari Embarkasi Batam, Palembang, Banjarmasin, Kertajati, Lombok, Makassar, dan Padang,” sebut Saiful Mujab.

“Jelang keberangkatan, saya mengimbau jemaah haji Indonesia untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, cukup istirahat serta tidak terlalu banyak beraktivitas,” tandasnya.

Jadwal Pemberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 1445 H/2024 M Embarkasi:

1. Aceh (BTJ)
2. Medan atau Kualanamu (KNO)
3. Batam (BTH)
4. Padang (PDG)
5. Palembang (PLM)

6. Jakarta Pondok Gede (JKG)
7. Jakarta Saudia (CKG SV)
8. Kertajati (KJT)
9. Solo (SOC)
10. Surabaya (SUB)

11. Lombok (LOP)
12. Balikpapan (BPN)
13. Banjarmasin (BDJ)
14. Makassar atau Ujungpandang (UPG)

Keistimewaan Bulan Syawal, Bulan Kemanangan Umat Islam

Setelah bulan Ramadhan yang penuh dengan ibadah dan peningkatan spiritual, datang dengan keistimewaan tersendiri bagi umat Muslim. Ini adalah waktu yang dinanti-nantikan dan dirayakan dengan sukacita yang mendalam. Mari kita telusuri beberapa keistimewaan yang membuat Bulan Syawal begitu istimewa:

1. Hari Raya Idul Fitri: Merayakan Kemenangan

Bulan Syawal dimulai dengan momen yang paling diinginkan oleh umat Islam, yaitu Hari Raya Idul Fitri. Ini adalah momen kemenangan spiritual setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa Ramadhan. Di hari ini, umat Muslim berkumpul dalam kesatuan, meninggalkan perbedaan dan saling memaafkan. Suasana sukacita memenuhi udara saat salam persaudaraan diucapkan, dan cinta serta kedamaian mengalir dalam setiap doa yang terucap.

2. Puasa Enam Hari: Meningkatkan Kebajikan

Setelah merayakan Idul Fitri, Bulan Syawal masih menawarkan kesempatan emas untuk meningkatkan kebaikan. Puasa enam hari di bulan Syawal dianggap memiliki keutamaan yang besar di mata Islam. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri akan memberikan pahala seperti berpuasa setahun penuh. Ini adalah kesempatan bagi umat Muslim untuk terus memperkuat hubungan spiritual mereka dengan Allah SWT.

3. Bulan untuk Bersilaturahmi

Keutamaan bulan Syawal tentunya menjadi ajang bagi umat Islam untuk melakukan bersilaturahmi dengan kerabat dekat, tetangga, dan kenalan lainnya.

Menjaga hubungan dengan bersilaturahmi merupakan hal yang diperintahkan oleh Allah SWT yang dijelaskan dalam Al-Qur’an, surah An-Nisa Ayat 36. yaitu:

وَٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا۟ بِهِۦ شَيْـًٔا ۖ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا وَبِذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَٰمَىٰ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَٱلْجَارِ ذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْجَارِ ٱلْجُنُبِ وَٱلصَّاحِبِ بِٱلْجَنۢبِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَٰنُكُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ مَن كَانَ مُخْتَالًا

Wa’budullāha wa lā tusyrikụ bihī syai`aw wa bil-wālidaini iḥsānaw wa biżil-qurbā wal-yatāmā wal-masākīni wal-jāri żil-qurbā wal-jāril-junubi waṣ-ṣāḥibi bil-jambi wabnis-sabīli wa mā malakat aimānukum, innallāha lā yuḥibbu mang kāna mukhtālan fakhụrā.

Artinya: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.”

4. Bulan yang Dianjurkan untuk Pelaksanaan Pernikahan

Keutamaan menikah di bulan Syawal adalah untuk menyingkirkan tradisi jahiliyah. Pada masa tersebut, orang-orang tidak ingin melakukan pernikahan di bulan Syawal karena takut terjadi malapetaka.

Hal tersebut dikarenakan terdapat suatu tahun di mana Allah SWT menurunkan wabah, tepatnya di bulan Syawal yang menyebabkan banyak kematian termasuk pasangan pengantin. Masih banyak beberapa takhayul lainnya yang dipercaya para kaum jahiliyah terkait pernikahan di bulan Syawal. Namun, Rasulullah SAW membantah segala tradisi dan takhayul tersebut dengan menikahi Sayyidah Aisyah.

Dilansir dari Kalsel.kemenag.go.id, sangatlah dianjurkan untuk menikah pada bulan Syawal sebagai bentuk ibadah menjalankan sunah Nabi Muhammad SAW, sebagaimana hadis berikut:

تَزَوَّجَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَوَّالٍ وَبَنَى بِي فِي شَوَّالٍ فَأَيُّ نِسَاءِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أَحْظَى عِنْدَهُ مِنِّي

Artinya: “Rasulullah SAW menikahiku (Siti Aisyah) pada bulan Syawal dan berkumpul denganku pada bulan Syawal, maka siapa di antara istri-istri beliau yang lebih beruntung dariku?” (HR. Muslim).

Bulan Syawal juga menjadi titik awal bagi umat Muslim untuk melanjutkan momentum kebaikan yang telah dimulai selama bulan Ramadhan. Meskipun bulan suci itu telah berlalu, semangat untuk meningkatkan amal ibadah dan memperbaiki diri masih tetap menyala. Bulan Syawal adalah waktu yang tepat untuk melanjutkan perjalanan spiritual, memperdalam hubungan dengan Allah SWT, dan menyebarkan kebaikan kepada sesama.

ATURAN BARU BEA CUKAI, PEMBATASAN BARANG BAWAAN DARI LUAR NEGERI TERMASUK DARI SAUDI

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan memberikan penjelasan mengenai aturan baru pembatasan barang bawaan penumpang pesawat. Pembatasan itu sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36 Tahun 2023 yang mulai berlaku 10 Maret 2024 ini.

Penerapan peraturan baru ini sempat membuat masyarakat bingung. Sebagian dari mereka mempertanyakan kejelasan aturan ini di media sosial. Akibat keriuhan ini, belakangan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan membuka kemungkinan untuk menunda pelaksanaan aturan tersebut sampai sosialisasi rampung.

“Permendag 36 itu memang ada beberapa yang menjadi pertanyaan atau menjadi keluhan beberapa asosiasi. Saya sudah kirim surat ke Pak Menko, nanti kita akan bahas,” kata Zulhas dikutip dari Detikfinance, Senin (18/3/2024).

Barang tersebut di antaranya, pakaian jadi dan aksesoris pakaian jadi (tidak ada batasan nilai/jumlah); barang tekstil jadi lainnya (paling banyak 5 potong per orang); telepon seluler, komputer genggam dan tablet (paling banyak 2 unit per orang dalam 1 kedatangan dalam jangka waktu 1 tahun).

Selain itu, ada tas (paling banyak 2 buah per orang); mainan (bernilai paling banyak FOB US$ 1.500 per orang); elektronik (paling banyak 5 unit dengan nilai paling banyak FOB US$ 1.500 per orang); alas kaki (paling banyak 2 pasang per orang).

Lalu ada barang mutiara (bernilai paling banyak FOB US$ 1.500); hewan dan produk hewan (paling banyak 5 kg dan tidak melebihi US$ 1.500 per penumpang); serta beras, jagung, gula, bawang putih dan produk hortikultura (paling banyak 5 kg per penumpang).

Bea Cukai menyatakan aturan tersebut mengikat terhadap barang-barang yang memang dibawa dari luar negeri dan dibawa ke Indonesia, sehingga statusnya merupakan barang impor. Kalau penumpang membawa barang-barang tersebut melebihi yang diatur, maka barang tersebut akan dilarang untuk masuk alias ditegah. Bea Cukai menekankan apabila barang yang dibawa merupakan barang yang dibatasi importasinya oleh Permendag 36, maka kelebihan barang yang dibawa akan ditegah untuk dimusnahkan, dilelang, atau dihibahkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Cara Mudah Pindah Haji Reguler Ke Haji Khusus

Pasca Pandemi atau setelah masa pandemi, antrian Haji reguler pun semakin panjang akibat di tundanya perjalanan Haji di Indonesia saat pandemi berlangsung, di DKI Jakarta sendiri antrian Haji sudah mencapai 25 tahun, bahkan di kota lain bisa mencapai 26-29 tahun masa tunggu.

Tentu saja hal itu tidak memungkinkan untuk beberapa calon jamaah yang sudah mendaftar haji reguler dengan alasan seperti usia dan kesehatan. Pindah menjadi Haji Khusus adalah solusinya! Lalu bagaimanakah cara pindah dari Haji Reguler ke Haji Khusus?? simak penjelasan berikut ini.

Sebelum masuk ke penjelasan, berikut ini adalah tabel perbedaan Haji reguler dan Haji Khusus, untuk mengetahui perbedaan dari kedua paket Haji tersebut.

Cara Pindah dari Haji Reguler ke Haji Plus (Haji Khusus)

Proses perpindahan dari Haji Reguler ke Haji Plus diperbolehkan dengan syarat harus mendapatkan izin dari Kementerian Agama setempat. Cara perpindahannya tidak susah meski harus melakukan beberapa tahapan.

Untuk prosedur pindah ke Haji Plus sama dengan mendaftar dari awal kepada kantor wilayah Kemenag, lalu memilih PIHK dan membatalkan nomor porsi haji reguler yang sudah dimiliki. Berikut tahapan untuk peralihan dari Haji Reguler ke Haji Plus:

  1. Mendaftar kembali porsi Haji baru ke Kementerian Agama hingga SPPH (Surat Permohonan Pergi Haji).
  2. Kemudian melakukan penyetoran biaya Haji Plus (Haji Khusus) ke Bank yang sudah ditetapkan hingga mendapatkan nomor kuota.
  3. Setelahnya, memilih PIHK yang terpercaya untuk memastikan pendaftaran benar-benar diproses dan pasti berangkat.
  4. Terakhir melakukan pembatalan pendaftaran haji reguler setelah mendapatkan porsi haji plus. Selain itu juga mendapatkan pengembalian dana.

Diharapkan pada calon jamaah ibadah haji yang pindah ke haji plus, jangan membatalkan terlebih dahulu haji reguler sebelum proses pindah selesai dan mendapatkan nomor porsi serta kepastian keberangkatan.

Saat memilih PIHK, pilihlah PIHK yang benar-benar terpercaya dan memiliki izin dari Kementerian Agama. Hal ini untuk memastikan bahwa pendaftaran Anda benar-benar diproses dan pasti akan berangkat ke tanah suci.

Bagi kamu yang ingin pindah ke Haji Plus (Haji Khusus), dan travel yang dapat di percaya serta nyaman, Arrayyan Al Mubarak mempunyai Paket Haji khusus dengan estimasi masa tunggu 6-7 Tahun dengan fasilitas setaraf bintang 5 (*5) dan pesawat terbaik di dunia yaitu Emirates Airlines. Terlebih lagi, Arrayyan juga sudah mempunyai izin Haji PIHK no 303/2022. Jadi, cara pindah dari haji reguler ke haji plus yaitu mendaftar dua kali dan membatalkan pendaftaran haji reguler setelah pendaftaran baru diterima. Rencanakan perjalanan Haji Khusus anda, Nyaman Bersama Arrayyan.

1 Hari di Dubai bisa ke mana aja??

Dubai adalah salah satu dari tujuh Emirat di Uni Emirat Arab (UEA) dan Kota ini terletak di sepanjang pantai tenggara Jazirah Arab dan di selatan Teluk Persia, Kotamadya Dubai disebut Kota Dubai untuk membedakannya dari Emirat Dubai. Kota ini dikenal karena kemajuan ekonominya yang pesat, arsitektur futuristik, dan gaya hidup mewah. Namun, penting untuk diingat bahwa beberapa aspek budaya dan sosial di Dubai dapat berbeda dari negara-negara lain, sehingga penting untuk memahami dan menghormati norma-norma lokal saat mengunjungi kota ini.

Selain negara dengan maskapai penerbangan terbaik Emirates Airlines, Dubai merupakan kota dengan bandara terbesar di dunia sehingga banyak sekali turis yang berkunjung ataupun transit melalui bandara Dubai, Pada tahun 2005, bandara ini telah melayani 24.7 juta penumpang. Jika kamu mempunyai waktu 1 hari untuk berjalan-jalan di kota Dubai, berikut beberapa destinasi wisata yang dapat Sobat Arrayyan kunjungi:

  • Burj Al Arab

adalah sebuah hotel mewah yang terletak di DubaiUni Emirat Arab. Bangunan Burj al-Arab, didesain oleh Tom Wright, mencapai ketinggian 321 meter dan adalah bangunan tertinggi yang sepenuhnya digunakan sebagai hotel. Bangunan ini berdiri di sebuah pulau buatan yang berada 280 m lepas pantai di Teluk Persia. Burj al-Arab dimiliki oleh Jumeirah.

  • Dubai Mall

Dubai Mall adalah tujuan belanja, hiburan, dan rekreasi terbesar di dunia, terletak di sebelah gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa. Menampilkan lebih dari 1.200 toko ritel, dua department store besar dan ratusan gerai makanan dan minuman, Dubai Mall mencakup lebih dari 1 juta meter persegi area yang setara dengan 200 lapangan sepak bola.

  • Dubai Aquarium

Terletak di dalam Dubai Mall Dubai Aquarium adalah Aquarium terbesar di dunia, memiliki panel akuarium terbesar. Luasnya sendiri adalah 51 meter x 20 meter x 11 meter. Panel terbesar, lebarnya mencapai 32,8 meter dan dengan tinggi 8,3 meter. Setidaknya ada 33.000 biota laut yang bebas meliuk di sana, dengan 85 spesies berbeda, termasuk 400 kombinasi dari ikan hiu dan ikan pari.

  • Burj Khalifa

Burj Khalifa, sebelumnya bernama Burj Dubai, adalah sebuah bangunan pencakar langit di Dubai, Uni Emirat Arab yang diresmikan pembukaannya pada 4 Januari 2010. Ketinggian pencakar langit ini adalah 828 meter. Burj Khalifa adalah bangunan tertinggi di dunia yang pernah dibuat oleh manusia. Burj Khalifa menggunakan lift dengan kecepatan 60 km/jam atau 16.7 m/s. Kecepatan ini merupakan yang tercepat di dunia.

  • Dubai Museum Of Future

Museum of the Future adalah landmark yang didedikasikan untuk ideologi inovatif dan futuristik. Terletak di Distrik Keuangan Dubai. Museum of the Future dirancang oleh arsitek Shaun Killa yang menuangkan idenya dalam struktur bangunan untuk mewakili visi masa depan Dubai. Salah satu hal paling menonjol dari museum ini adalah eskterior museum dengan kaligrafi Arab secara yang artistik, yang ternyata juga berfungsi sebagai jendela kaca.

  • Dubai Frame

Dubai Frame adalah sebuah observatorium, museum, dan monumen di Zabeel Park, Dubai. Ia memegang rekor kerangka terbesar di dunia. Bangunan ini memiliki tinggi 150,24 meter dan lebar 95,53 meter.  Bangunan ini terutama berfungsi sebagai observatorium, memberikan pemandangan Dubai lama di utara dan Dubai Baru bagian baru di selatan.

Dubai dikenal karena kemajuan ekonominya yang pesat, arsitektur futuristik, dan gaya hidup mewah. Kota ini menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan, pebisnis, dan mereka yang tertarik dengan kemajuan teknologi dan arsitektur modern. Bagi kamu yang ingin merasakan kemegahan kota Dubai, kamu bisa berangkat menggunakan jasa travel Arrayyan Al Mubarak.

Simak Ini! Ini Dia 7 Tips Umroh Pertama Kali Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Ibadah Umrah menjadi salah satu impian bagi para umat Islam di seluruh dunia. Namun, bagi mereka yang belum pernah melaksanakan Umrah, mengetahui berbagai tips Umrah pertama kali menjadi suatu hal penting demi lancarnya ibadah.

Dikutip dari buku Umrah, Ahmad Alawiy (2020: 27), kata Umrah dalam bahasa Arab, yang artinya ziarah. Artian lebih luasnya, Umrah berarti menziarahi Ka’bah, melaksanakan tawaf, bersa’i antara Shafa – Marwah, mencukur rambut, dan bisa dilakukan setiap waktu.

Umrah menjadi salah satu ibadah bagi umat Islam, yang memerlukan berbagai persiapan khusus dalam melaksanakannya. Meski begitu, para jamaah Arrayyan dapat mempersiapkan hal tersebut dengan mengikuti 7 tips Umrah pertama kali berikut ini.

1. Persiapkan dokumen yang diperlukan

Sebelum berangkat, pastikan jamaah telah memeriksa semua dokumen yang diperlukan untuk perjalanan ibadah umroh. Hal ini perlu dilakukan demi kelancaran jamaah saat proses pemeriksaan oleh tim imigrasi di bandara.

Dokumen tersebut di antaranya paspor, visa umroh, tiket pesawat. Pastikan semua dokumen tersebut masih aktif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

2. Pelajari tata cara umroh

Mempelajari tata cara umroh adalah langkah penting sebelum berangkat ke Tanah Suci. Jamaah perlu memahami setiap langkah pelaksanaan ibadah Umrah (umroh), mulai dari berihram, tawaf, sa’i dan tahalul, hal ini bisa dipelajari melalui buku atau video.

3. Menjaga kesehatan tubuh

Kesehatan adalah aset berharga selama perjalanan Umrah (umroh). Pastikan jamaah menjalani pemeriksaan kesehatan secara lengkap sebelum keberangkatan dan mempersiapkan obat-obatan pribadi yang mungkin akan diperlukan nantinya.

Selain itu, lakukan vaksinasi yang diperlukan sesuai dengan persyaratan kesehatan yang berlaku dalam peraturan pelaksanaan ibadah Umrah.

4. Bawalah pakaian seperlunya

Pakaian yang digunakan selama ibadah Umrah memiliki aturan khusus. Pastikan jamaah membawa pakaian ihram yang sesuai, serta pakaian yang cocok dengan cuaca di Tanah Suci. Juga, jangan lupa untuk membawa perlengkapan keseharian yang nyaman.

5. Rencanakan Akomodasi dengan Baik

Pastikan jamaah telah memesan akomodasi yang sesuai dengan kebutuhan. Ada banyak pilihan akomodasi di Makkah dan Madinah, mulai dari hotel mewah paket eksekutif paket ekonomis. Pilihlah yang sesuai dengan anggaran dan keperluan jamaah.

6. Rencanakan budgeting keuangan dengan baik

Merencanakan budgeting anggaran keuangan untuk ibadah Umrah adalah hal wajib yang perlu dilakukan. Anggaran ini mencakup biaya perjalanan Umrah (umroh) dan bekal saat di Tanah Suci.

7. Berdoa dan Mentaati Aturan

Persiapan terakhir yang perlu dilakukan adalah berdoa dan senantiasa mentaati segala aturan yang ditetapkan pihak travel maupun pemerintah dalam pelaksanaan ibadah umroh.

Dengan mengikuti 7 tips umroh pertama kali di atas. Semoga dapat memberikan referensi bagi jamaah Arrayyan Al Mubarak dalam melakukan berbagai persiapan ibadah umroh ke Tanah Suci. Semoga perjalanan ibadah Umrah dapat berjalan lancar, dan diterima oleh Allah Swt.

Musim Semi di Turki: Keindahan Bunga Tulip dan Kesempatan Umroh di Bulan Syawal 1445 H

Musim Tulip di Turki adalah salah satu fenomena yang paling menakjubkan di dunia. Setiap tahun, saat bunga tulip mekar dengan indahnya, Turki berubah menjadi taman-taman yang memukau dengan warna-warni spektakuler yang menghiasi pemandangannya. Tidak hanya itu, tahun 2024 adalah tahun istimewa karena musim tulip kali ini bertepatan dengan bulan Syawal 1445 H. Hal ini menciptakan kesempatan unik bagi umat Islam yang berencana untuk melaksanakan ibadah umroh sekaligus merasakan keindahan musim tulip di Turki.

Musim Tulip di Turki biasanya terjadi antara akhir April hingga awal Mei. Kota Istanbul adalah salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan keajaiban ini. Festival Tulip Istanbul adalah perayaan tahunan yang memamerkan lebih dari satu juta tulip yang mekar di taman-taman kota, menciptakan pemandangan yang sangat menakjubkan. Kamu akan merasa seolah-olah kamu telah memasuki dunia dongeng yang penuh warna lho sobat.

Selain menikmati keindahan alam, Turki juga menawarkan berbagai situs bersejarah dan religius yang berarti bagi umat Islam. Istanbul, sebagai salah satu kota paling ikonik, memiliki Masjid Biru (Blue Mosque) dan Hagia Sophia yang indah. Selain itu, di Istanbul kamu akan diajak mengunjungi Masjid Suleimaniye, Hippodrome Square, Topkapi Palace, dan menaiki Bosphorus Cruise. Lalu kamu akan diajak berkeliling di kota Bursa dengan mengunjungi Ulu Cami Mosque, Green Mosque & Green Tomb, dan Silk Market. Mengunjungi tempat-tempat ini adalah kesempatan untuk mendalami sejarah dan warisan Islam.

Tahun 2024 adalah tahun yang sangat istimewa karena musim tulip bertepatan dengan bulan Syawal 1445 H dalam kalender Hijriyah. Bulan Syawal adalah bulan yang berbahagia dalam agama Islam, menandai berakhirnya Ramadan dan kedatangan Hari Raya Idul Fitri. Ini adalah waktu yang sangat istimewa untuk beribadah dan berdoa.

Menggabungkan keindahan musim tulip dengan pelaksanaan ibadah Umroh di bulan Syawal 1445 H adalah pengalaman yang sangat istimewa. Kamu bisa merasakan keindahan alam dan mendekatkan diri kepada Allah dalam satu perjalanan atau dalam satu momen yang tak terlupakan. Ini adalah kesempatan langka yang harus dimanfaatkan oleh umat muslim yang ingin menjalankan ibadah Umroh dengan suasana hati yang tenang dan indah.

Paket Umroh Plus Turki di bulan Syawal 2024 adalah kesempatan yang sangat langka. Jadi pastikan kamu tidak melewatkan kesempatan yang satu ini. Daftarkanlah dirimu dari sekarang dan jadilah Keluarga Besar Arrayyan Al Mubarak.