Umroh adalah salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Meskipun hukumnya sunnah muakkad (sangat dianjurkan), banyak umat Islam dari berbagai belahan dunia berusaha melaksanakannya sebagai wujud ketaatan dan kecintaan kepada Allah SWT. Pelaksanaan ibadah umroh hampir mirip dengan haji, hanya saja memiliki rukun dan waktu yang lebih fleksibel karena dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun.
Namun, sebelum menunaikan ibadah umroh, setiap Muslim perlu memahami syarat sah umroh, baik untuk laki-laki maupun perempuan. Syarat-syarat ini penting agar ibadah yang dilakukan tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga sah secara syariat Islam. Dengan begitu, amal ibadah umroh benar-benar diterima oleh Allah SWT.
Syarat Sah Umroh
Para ulama menjelaskan bahwa ada beberapa syarat yang wajib dipenuhi oleh setiap Muslim yang ingin melaksanakan umroh. Syarat-syarat ini bersifat mendasar dan berlaku bagi semua orang, baik laki-laki maupun perempuan. Berikut adalah syarat sah umroh yang perlu diperhatikan:
1. Seorang Muslim
Syarat pertama yang tidak bisa ditawar adalah bahwa umroh hanya sah apabila dilakukan oleh seorang Muslim. Umroh adalah ibadah mahdhah (ibadah khusus) yang ditujukan semata-mata untuk Allah SWT. Orang yang tidak beriman atau bukan seorang Muslim tidak memiliki kewajiban apalagi keabsahan dalam melaksanakannya.
Keislaman seseorang menjadi fondasi utama, karena dalam setiap rangkaian umroh terdapat bacaan, doa, serta niat yang hanya bisa dilaksanakan dengan keimanan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Maka, syarat ini menjadi penegas bahwa hanya Muslim yang berhak melaksanakan ibadah umroh.
2. Baligh
Syarat kedua adalah baligh. Artinya, ibadah umroh wajib atau sah dilaksanakan bagi orang yang telah mencapai usia dewasa secara syar’i. Baligh bagi laki-laki ditandai dengan mimpi basah, sementara bagi perempuan ditandai dengan menstruasi.
Meskipun anak-anak boleh diajak umroh oleh orang tuanya, namun pahala umroh tersebut kembali kepada orang tua yang membimbing. Umroh anak-anak tidak menggugurkan kewajiban mereka ketika dewasa. Jadi, ketika mereka sudah baligh, maka tetap wajib melaksanakan haji atau umroh sesuai kemampuan.
3. Berakal Sehat
Syarat ketiga adalah berakal sehat. Orang yang mengalami gangguan jiwa, tidak sadarkan diri, atau tidak memiliki kemampuan berpikir sehat tidak diwajibkan melaksanakan ibadah umroh. Hal ini karena umroh adalah ibadah yang memerlukan kesadaran penuh, baik ketika berniat, melaksanakan thawaf, sa’i, maupun ibadah lainnya.
Kesadaran dan akal sehat juga diperlukan agar jamaah mampu memahami doa-doa, aturan ihram, serta larangan-larangan selama menjalani ibadah. Tanpa akal sehat, maka ibadah yang dilakukan tidak memiliki makna syar’i dan tidak dianggap sah.
4. Merdeka
Dalam sejarah Islam, ada pembahasan mengenai status kemerdekaan sebagai syarat ibadah. Dahulu, budak tidak diwajibkan menunaikan haji atau umroh karena masih berada di bawah tanggungan tuannya. Namun dalam konteks saat ini, perbudakan tidak lagi relevan, sehingga syarat ini lebih menekankan bahwa seseorang harus memiliki kebebasan penuh dalam beribadah.
Kemerdekaan juga bisa dimaknai sebagai kebebasan dalam mengambil keputusan, misalnya tidak sedang berada dalam paksaan yang menghalangi niat dan kemampuan untuk menunaikan umroh. Dengan kata lain, jamaah harus merdeka lahir batin dalam melaksanakan ibadahnya.
5. Mampu secara fisik, mental, dan finansial
Syarat kelima adalah mampu, baik dari segi fisik, mental, maupun finansial. Kemampuan ini sangat penting karena ibadah umroh melibatkan perjalanan jauh, aktivitas fisik cukup berat (seperti thawaf dan sa’i), serta biaya yang tidak sedikit.
- Mampu secara fisik: Jamaah harus sehat tubuhnya agar dapat melaksanakan rangkaian ibadah dengan sempurna. Orang yang sakit keras atau lemah secara fisik bisa kesulitan menjalani ibadah umroh.
- Mampu secara mental: Jamaah perlu memiliki kesiapan mental untuk menghadapi keramaian, antrian panjang, serta berbagai kondisi di tanah suci. Mental yang kuat membantu jamaah tetap khusyuk dalam beribadah meski menghadapi tantangan.
- Mampu secara finansial: Ibadah umroh membutuhkan biaya yang mencakup tiket perjalanan, akomodasi, konsumsi, dan keperluan lain. Islam menegaskan bahwa seseorang tidak diwajibkan berhaji atau umroh jika belum mampu secara finansial.
Kemampuan ini sering disebut dengan istilah istitha’ah. Maka, jika seseorang belum mampu dari salah satu aspek ini, maka gugur kewajiban umroh sampai dia mampu melaksanakannya.
Perbedaan Teknis Umroh bagi Perempuan dan Laki-Laki
Selain syarat sah umroh di atas yang berlaku umum, ada beberapa perbedaan teknis antara perempuan dan laki-laki dalam melaksanakan ibadah umroh:
- Pakaian Ihram:
- Laki-laki wajib mengenakan dua helai kain putih tanpa jahitan.
- Perempuan tidak memiliki ketentuan khusus, tetapi harus mengenakan pakaian yang menutup aurat dengan baik, longgar, serta tidak menyerupai pakaian laki-laki.
- Laki-laki wajib mengenakan dua helai kain putih tanpa jahitan.
- Larangan Ihram:
- Laki-laki dilarang menutup kepala dengan sesuatu yang menempel.
- Perempuan tidak boleh menutup wajah dengan niqab atau cadar, serta tidak boleh memakai sarung tangan.
- Laki-laki dilarang menutup kepala dengan sesuatu yang menempel.
- Pelaksanaan Sa’i dan Thawaf:
- Laki-laki disunnahkan berlari kecil pada tiga putaran pertama thawaf qudum serta berlari pada jalur hijau di sa’i.
- Perempuan tidak dianjurkan berlari, cukup berjalan dengan tenang dan khusyuk.
- Laki-laki disunnahkan berlari kecil pada tiga putaran pertama thawaf qudum serta berlari pada jalur hijau di sa’i.
Perbedaan-perbedaan ini menunjukkan bahwa syariat Islam memberikan kemudahan sekaligus keadilan bagi laki-laki maupun perempuan dalam melaksanakan ibadah umroh.
Menunaikan ibadah umroh merupakan impian banyak umat Muslim di seluruh dunia. Namun, penting bagi setiap calon jamaah untuk memahami syarat sah umroh, baik untuk laki-laki maupun perempuan. Dengan memenuhi syarat sebagai seorang Muslim, baligh, berakal sehat, merdeka, serta mampu secara fisik, mental, dan finansial, insyaAllah ibadah yang kita lakukan akan diterima oleh Allah SWT.
Bagi Anda yang sudah memenuhi syarat-syarat tersebut, jangan tunda lagi niat suci Anda. Arrayyan hadir dengan berbagai paket umroh terbaik yang dirancang untuk memberikan kenyamanan, bimbingan ibadah sesuai sunnah, serta fasilitas lengkap agar perjalanan spiritual Anda lebih khusyuk.
Segera daftarkan diri dan keluarga Anda bersama Arrayyan untuk berangkat menuju tanah suci. Raih kesempatan beribadah dengan tenang, aman, dan penuh keberkahan. Hubungi tim Arrayyan sekarang juga untuk mendapatkan informasi detail mengenai paket umroh yang sesuai dengan kebutuhan Anda.