Bacaan Doa untuk Bapak yang Sudah Meninggal dalam Islam, Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

Mendoakan ayah yang telah tiada adalah bentuk bakti paling mulia. Walau jasadnya tidak lagi bersama, doa kita adalah hadiah terbaik yang dapat menerangi kuburnya. Semoga Allah menerima setiap kalimat doa yang kita panjatkan, mengampuni dosanya, serta mempertemukannya kembali dengan kita kelak dalam keadaan penuh kebahagiaan di surga-Nya. Berikut ini adalah pembahasan tentang bacaan doa untuk bapak yang sudah meninggal.

Kumpulan Doa untuk Ayah yang Sudah Meninggal

Kepergian seorang ayah selalu meninggalkan ruang kosong yang sulit terisi. Namun sebagai anak, bentuk bakti tidak berhenti ketika beliau kembali kepada Allah. Salah satu amal yang terus mengalir untuk orang tua adalah doa. Doa menjadi jembatan antara kita dan beliau, memohonkan ampunan, rahmat, dan ketenangan abadi bagi ayah tercinta. Islam mengajarkan bahwa doa anak yang salih dapat meringankan dan meninggikan derajat orang tua di sisi Allah. Karena itu, membaca doa untuk ayah yang telah meninggal merupakan amalan yang dianjurkan, baik setelah sholat, saat malam hari, maupun ketika berziarah ke makam.

Al-Fatihah untuk Ayah yang Sudah Meninggal

Surat Al-Fatihah menjadi bacaan pembuka yang paling sering dibacakan sebagai hadiah untuk orang yang telah meninggal. Banyak ulama membolehkan membaca Al-Fatihah dan menghadiahkan pahalanya untuk mayit, termasuk ayah. Dengan membacanya, kita berharap agar Allah melapangkan kuburnya, menerangi tempat peristirahatannya, serta menjadikannya termasuk golongan hamba yang diridhai.

Tulisan Arab:


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْن


الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ


إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ


اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ


صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ


غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّيْنَ

Latin:

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm.

Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn.

Ar-raḥmānir-raḥīm.

Māliki yaumid-dīn.

Iyyāka na‘budu wa iyyāka nasta‘īn.

Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm.

Ṣirāṭallażīna an‘amta ‘alaihim.

Ghairil-maghḍūbi ‘alaihim walāḍ-ḍāllīn.

Artinya:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Penguasa hari pembalasan. Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.

Bacaan Doa untuk Ayah yang Sudah Meninggal Agar Diberikan Syafaat

Setelah membaca Al-Fatihah, kita dapat melanjutkannya dengan doa khusus agar Allah mengampuni dosa-dosanya, melapangkan kuburnya, serta memberikan syafaat Rasulullah di hari kiamat kelak.

Tulisan Arab:


اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ.

Latin:

Allahummaghfir lahu warḥamhu wa ‘āfihi wa‘fu ‘anhu, wa akrim nuzulahu, wa wassi‘ mudkhalahu, waghsilhu bil-mā’i waṡ-ṡalji wal-barad, wa naqqihi minal-khaṭāyā kamā yunaqqats-tsaubul-abyaḍu minad-danas.

Artinya:

Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, selamatkanlah dia dan maafkanlah kesalahannya. Muliakanlah tempat kembalinya, lapangkanlah kuburnya, bersihkanlah ia dengan air, salju, dan embun. Sucikanlah ia dari segala kesalahan sebagaimana kain putih disucikan dari kotoran.

Doa ini mengandung permohonan lengkap untuk kebaikan ayah di alam kubur dan hari akhir. Dengan membacanya secara rutin, kita berharap Allah menjadikannya penghuni surga yang diberikan kenikmatan tanpa hisab.

Kata-Kata Doa untuk Almarhum Ayah dan Sesama Muslim

Selain doa-doa panjang, doa ringkas pun sangat dianjurkan. Rasulullah mengajarkan doa umum untuk mayit yang dapat dibaca kapan saja. Doa singkat seperti “Allahummaghfir lahu warhamhu” sudah cukup menggambarkan rindu dan harapan seorang anak agar ayahnya mendapatkan ampunan dan kasih sayang Allah.

Ada pula doa dari Al-Qur’an yang banyak diamalkan:

Rabbighfir lī wa liwālidayya warḥamhumā kamā rabbayānī ṣaghīrā.

 Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku ketika kecil.”

Doa ini mencakup permohonan ampunan sekaligus memohon rahmat untuk orang tua, termasuk ayah yang telah wafat. Amalan ini bisa dibaca setelah sholat, ketika mengingat beliau, atau setiap kali hati tergerak untuk mendoakan. Semakin sering dibaca, semakin besar pahala yang sampai kepada ayah.

Sebagai bentuk kasih sayang kepada orang tua, banyak keluarga memilih memperbanyak ibadah, termasuk melaksanakan umroh sebagai amal yang dihadiahkan pahalanya untuk mereka. Jika Anda berencana menunaikan ibadah umroh dengan pelayanan yang amanah, nyaman, dan berstandar tinggi, Arrayyan siap mendampingi perjalanan suci Anda. Hubungi kami dan wujudkan perjalanan umroh penuh keberkahan untuk mendoakan orang tua tercinta.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
X
Threads
Print