Cara Mengirim Doa untuk Orang yang Sudah Meninggal Setelah Sholat dan Bacaannya

Kehilangan orang tercinta adalah ujian berat bagi setiap Muslim. Meski jasad telah berpulang ke hadapan Allah SWT, hubungan batin dan spiritual tidak pernah benar-benar terputus. Islam mengajarkan bahwa doa dari orang yang masih hidup dapat menjadi hadiah terbaik bagi mereka yang telah meninggal dunia.

Salah satu waktu paling utama untuk mengirim doa adalah setelah sholat. Pada saat ini, hati berada dalam kondisi tenang, khusyuk, dan dekat dengan Allah SWT. Melalui doa, kita memohonkan ampunan dosa, rahmat, serta kelapangan kubur bagi almarhum atau almarhumah. Artikel ini membahas cara mengirim doa untuk orang yang sudah meninggal setelah sholat, lengkap dengan amalan dan bacaan yang dianjurkan.

Cara Mengirim Doa untuk Orang yang Sudah Meninggal Setelah Sholat

Setelah menunaikan sholat wajib maupun sunnah, seorang Muslim dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dan doa. Momen ini sangat tepat untuk menghadiahkan pahala serta doa kepada orang yang telah wafat. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan sesuai tuntunan Islam.

1. Berdoa Langsung untuk Almarhum

Cara paling utama dan sederhana adalah memanjatkan doa secara langsung kepada Allah SWT setelah sholat. Niatkan di dalam hati bahwa doa tersebut khusus diperuntukkan bagi almarhum atau almarhumah.

Doa yang dipanjatkan bisa berupa permohonan ampunan dosa, rahmat Allah, kelapangan kubur, serta ditempatkannya almarhum di surga. Doa boleh dibaca menggunakan bahasa Arab maupun bahasa Indonesia. Yang terpenting adalah keikhlasan, keyakinan, dan kekhusyukan dalam berdoa.

2. Membaca Al-Qur’an dan Mengirimkan Pahalanya

Membaca Al-Qur’an setelah sholat merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Banyak ulama membolehkan menghadiahkan pahala bacaan Al-Qur’an kepada orang yang telah meninggal dunia.

Caranya adalah dengan membaca surat atau ayat Al-Qur’an, seperti Al-Fatihah, Yasin, atau surat-surat pendek, lalu dilanjutkan dengan doa agar pahala bacaan tersebut disampaikan kepada almarhum. Amalan ini menjadi bentuk bakti dan cinta yang pahalanya diharapkan terus mengalir meskipun orang tercinta telah tiada.

3. Bersedekah Atas Nama Almarhum

Sedekah termasuk amalan yang pahalanya dapat terus mengalir, bahkan setelah seseorang meninggal dunia. Setelah sholat, niatkan sedekah yang dilakukan atas nama almarhum, baik berupa harta, makanan, wakaf, maupun bantuan sosial lainnya.

Setelah bersedekah, panjatkan doa agar pahala sedekah tersebut menjadi cahaya, ampunan, dan penolong bagi almarhum di alam kubur serta di akhirat kelak.

4. Memanjatkan Doa Saat Berziarah Kubur

Selain setelah sholat, doa juga dapat dikirimkan ketika berziarah ke makam. Ziarah kubur dianjurkan dalam Islam karena dapat mengingatkan kita akan kematian dan kehidupan akhirat.

Saat berziarah, bacalah doa untuk ahli kubur sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW, kemudian lanjutkan dengan doa khusus untuk almarhum. Meski demikian, mengirimkan doa setelah sholat tetap memiliki keutamaan karena dilakukan dalam rangkaian ibadah.

5. Memperbanyak Doa di Waktu Mustajab

Doa akan lebih utama bila dipanjatkan pada waktu-waktu mustajab, seperti setelah sholat wajib, pada sepertiga malam terakhir, di antara adzan dan iqamah, serta pada hari Jumat.

Dengan memperbanyak doa di waktu-waktu tersebut, diharapkan Allah SWT mengabulkan permohonan dan memberikan pahala yang besar bagi orang yang telah meninggal dunia.

Kumpulan Doa untuk Orang yang Sudah Meninggal

Berikut beberapa bacaan doa yang dapat diamalkan setelah sholat untuk orang yang telah berpulang ke rahmatullah.

1. Doa untuk Orang Meninggal Versi Pertama

Allahummaghfir lahu warhamhu, wa ‘afihi wa‘fu ‘anhu.

Artinya: Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, sejahterakan, dan maafkan segala kesalahannya.

2. Doa untuk Orang Meninggal Versi Kedua

Allahummaghfir lahu warfa’ darajatahu fil mahdiyyîn, wakhlufhu fi ‘aqibihi fil ghâbirîn.

Artinya: Ya Allah, ampunilah dosanya, angkat derajatnya, dan gantikan ia dengan kebaikan bagi keluarga yang ditinggalkan.

3. Doa untuk Orang Meninggal Versi Ketiga

Rabbighfir lî wa liwâlidayya warhamhumâ kamâ rabbayânî shaghîrâ.

Artinya: Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, serta sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil.

4. Doa untuk Orang Meninggal Versi Keempat

Allahummaghfir lil mu’minîna wal mu’minât, wal muslimîna wal muslimât, al-ahyâ’i minhum wal amwât.

Artinya: Ya Allah, ampunilah seluruh kaum mukmin dan mukminat, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.

Mengirim doa untuk orang yang telah meninggal mengingatkan kita bahwa kehidupan dunia hanya sementara dan akhirat adalah tujuan utama. Doa, sedekah, dan ibadah yang ikhlas menjadi bekal berharga bagi diri kita sendiri maupun bagi mereka yang telah berpulang.

Salah satu cara terbaik untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan beribadah di Tanah Suci. Bersama Arrayyan, Anda dapat menjalankan perjalanan ibadah dengan lebih khusyuk melalui paket umroh yang aman, nyaman, dan sesuai sunnah. Jadikan umroh sebagai momen memperbanyak doa, termasuk untuk orang-orang tercinta yang telah mendahului kita. Segera wujudkan niat suci Anda bersama paket umroh Arrayyan.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
X
Threads
Print