Apa Itu Tahallul Awal? Pengertian hingga Waktunya!

Menunaikan ibadah haji adalah dambaan setiap muslim. Di dalamnya terdapat banyak rangkaian ibadah yang wajib dilaksanakan sesuai syariat, salah satunya adalah tahallul awal. Banyak jamaah yang masih bingung mengenai tahallul awal: kapan waktunya, apa saja syaratnya, serta hal-hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan setelahnya. Mari kita bahas lebih dalam agar semakin jelas.

Apa Itu Tahallul Awal?

Secara sederhana, tahallul awal adalah kondisi di mana jamaah haji keluar sebagian dari larangan ihram setelah melakukan amalan tertentu. Proses ini dilakukan pada tanggal 10 Zulhijah, tepat setelah jamaah melaksanakan lempar jumrah aqabah di Mina, lalu diikuti dengan mencukur atau memotong sebagian rambut.

Dengan melakukan tahallul awal, jamaah haji diperbolehkan kembali melakukan beberapa hal yang sebelumnya diharamkan saat ihram, seperti memakai pakaian biasa, menggunakan minyak wangi, hingga memotong kuku. Namun, masih ada satu larangan besar yang belum boleh dilakukan, yaitu berhubungan suami istri.

Kapan Bisa Tahallul Awal?

Waktu pelaksanaan tahallul awal cukup jelas, yaitu setelah jamaah menyelesaikan dua dari tiga amalan berikut:

  1. Melempar jumrah aqabah di Mina pada tanggal 10 Zulhijah.
  2. Mencukur atau memotong rambut sebagai tanda kerendahan hati di hadapan Allah.
  3. Tawaf ifadah di Masjidil Haram.

Jamaah yang sudah melaksanakan dua dari tiga amalan di atas sudah dianggap sah melakukan tahallul awal. Artinya, ia diperbolehkan keluar sebagian dari larangan ihram, meski larangan berhubungan suami istri tetap berlaku hingga tahallul akhir.

Apa yang Dilakukan Setelah Tahallul Awal?

Setelah sah melaksanakan tahallul awal, jamaah haji tidak lagi terikat penuh dengan larangan ihram. Berikut beberapa hal yang sudah boleh dilakukan:

  • Memakai pakaian biasa: Jamaah sudah boleh melepas pakaian ihram dan mengenakan pakaian berjahit atau pakaian sehari-hari.
  • Menggunakan wewangian: Parfum, sabun wangi, atau minyak rambut sudah boleh digunakan setelah tahallul awal.
  • Memotong kuku: Larangan memotong kuku selama ihram tidak berlaku lagi setelah tahallul awal.
  • Mencukur rambut: Meski mencukur sebagian rambut sudah dilakukan sebagai syarat tahallul awal, jamaah tetap boleh melanjutkan dengan mencukur habis rambutnya (bagi laki-laki) atau memotong sebagian rambut (bagi perempuan).

Namun, ada satu hal yang tetap tidak boleh dilakukan, yaitu melakukan hubungan suami istri. Larangan ini hanya dicabut setelah jamaah melaksanakan tahallul akhir.

Keterkaitan dengan Tahallul Akhir

Perlu dipahami bahwa tahallul awal hanya menghapus sebagian larangan ihram. Tahap berikutnya adalah tahallul akhir atau disebut juga tahallul tsani.

Tahallul akhir terjadi setelah jamaah menuntaskan tawaf ifadah dan sa’i. Pada tahap ini, seluruh larangan ihram benar-benar berakhir, termasuk larangan melakukan hubungan intim. Dengan demikian, jamaah haji sudah sepenuhnya keluar dari kondisi ihram.

Bolehkah Potong Kuku Setelah Tahallul Awal?

Pertanyaan ini sering muncul di kalangan jamaah haji. Jawabannya adalah: boleh.

Setelah tahallul awal, jamaah diperbolehkan memotong kuku karena larangan ihram yang berkaitan dengan tubuh sudah dicabut. Begitu pula dengan kebolehan memakai parfum dan pakaian berjahit.

Satu-satunya larangan yang masih berlaku adalah jima’ atau hubungan suami istri. Larangan ini baru berakhir setelah jamaah menyelesaikan seluruh rukun haji hingga tahallul akhir.

Tahallul awal adalah salah satu tahapan penting dalam ibadah haji. Dengan melakukannya, jamaah keluar sebagian dari larangan ihram, sehingga bisa kembali hidup lebih nyaman, meski masih ada satu larangan yang tersisa hingga tahallul akhir.

Bagi Anda yang berencana menunaikan ibadah haji, penting memahami setiap tahapannya agar tidak keliru dalam pelaksanaan. Ingin berangkat haji dengan bimbingan terpercaya dan pembimbing yang berpengalaman? Pilihlah Arrayyan, travel haji terbaik yang siap mendampingi perjalanan suci Anda dengan aman, nyaman, dan sesuai syariat.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
X
Threads
Print