Umrah Plus City Tour Al Ula: Menguak Keindahan Warisan Kuno Arab Saudi

Musim Umrah 1446H sangat dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Di tahun 2024, Arrayyan Al Mubarak menawarkan paket promo umrah yang dikombinasikan dengan destinasi wisata menarik, salah satunya adalah Al Ula. Al Ula, terletak di barat laut Arab Saudi, terkenal dengan situs-situs arkeologi dan keindahan alamnya yang memukau. Artikel ini akan membahas promo umrah plus destinasi wisata ke Al Ula yang ditawarkan pada tahun 2024, memberikan informasi lengkap mengenai keuntungan, fasilitas, dan Mengapa Memilih Al Ula sebagai Destinasi Wisata?

Keunikan Al Ula

Al-Ula adalah sebuah kota kuno yang terletak di wilayah barat laut Arab Saudi, dikenal karena warisan sejarah dan arkeologinya yang kaya. Kota ini merupakan rumah bagi situs-situs bersejarah yang penting, termasuk Madain Saleh (juga dikenal sebagai Al-Hijr), yang merupakan situs arkeologi pertama di Arab Saudi yang diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.  Pemerintah Arab Saudi saat ini sedang mengembangkan Al-Ula sebagai tujuan wisata utama melalui proyek-proyek seperti “Vision 2030”, yang bertujuan untuk diversifikasi ekonomi negara tersebut dengan mempromosikan pariwisata dan pelestarian budaya.

Madain Saleh, atau Hegra, adalah kota batu yang dihiasi dengan makam-makam Nabatea yang indah. Situs ini adalah salah satu peninggalan sejarah yang paling terawat di Arab Saudi, menawarkan gambaran mendalam tentang peradaban kuno yang pernah berjaya di kawasan ini. Selain situs bersejarah, Al Ula juga menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan seperti Lembah Ashar, formasi batuan unik, dan gurun yang mempesona. Ini adalah tempat yang ideal untuk wisata alam, berfoto, dan menikmati keindahan alam yang jarang ditemui.

Keuntungan Promo Umrah Plus Al Ula Arrayyan Al Mubarak

Program 11 Hari
📅 10 November 2024
✈️ Emirates Airlines / Qatar Airways
🏨 Setaraf *4
🎧 Audio Guide System

Banyak Bonusnya :
🚄 Free Kereta Cepat Haramain
🏛️ Free City Tour Al Ula
🚠 Free City Tour Thaif
🍛 Free Nasi Mandhi

Harga Mulai
Quad : IDR 37.900.000
Triple : IDR 39.500.000
Double : IDR 42.000.000

Promo umrah plus destinasi wisata ke Al Ula tahun 2024 adalah Program terbaik bagi umat Muslim untuk melaksanakan ibadah sekaligus menikmati keindahan dan sejarah Arab Saudi. Dengan berbagai paket yang tersedia, jamaah dapat memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka. Pastikan untuk merencanakan dengan baik, dan menikmati pengalaman umrah serta wisata yang tak terlupakan di Al Ula.

3 Macam Pelaksanan Haji yang perlu di ketahui

Ibadah haji adalah salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan yang sangat penting dalam kehidupan seorang Muslim. Setiap tahun, jutaan umat Islam dari seluruh dunia berkumpul di Makkah untuk menunaikan ibadah ini. Namun, sebelum berangkat, penting bagi setiap jemaah haji untuk memahami tiga macam pelaksanaan ibadah haji. Dikutip dari buku Tuntunan Manasik Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, berdasarkan pelaksanaan, ibadah haji terbagi menjadi tiga macam:

  1. Haji Ifrad

Menurut bahasa, kata ifrad berarti menyendirikan. Maksudnya adalah, seseorang melaksanakan ibadah haji saja tanpa melaksanakan umrah. Pelaksanaan Haji Ifrad dapat dilaksanakan dengan dua cara, yaitu Melaksanakan haji saja tanpa melaksanakan umrah atau Melaksanakan ibadah haji terlebih dahulu, lalu melaksanakan umrah setelah selesai haji.

Selain kedua cara tersebut, haji ifrad juga bisa dilakukan dengan dua acara yang lain, yaitu melaksanakan umrah di luar bulan-bulan haji, kemudian menyusul melaksanakan ibadah haji pada bulan haji.Selanjutnya, bisa melaksanakan umrah pada bulan-bulan haji lalu kembali ke tanah air. Kemudian menyusul pergi haji pada bulan-bulan haji di tahun yang sama. Orang yang melaksanakan ibadah haji jenis ini tidak dikenakan dam atau denda yang harus dibayar ketika seseorang menunaikan ibadah haji atau umrah karena beberapa sebab pelanggaran.

2. Haji Qiran

Kata qiran memiliki makna berteman atau bersamaan. Artinya seseorang . Jika tidak mampu menyembelih kambing, maka bisa diganti dengan berpuasa sepuluh hari. Tiga hari dilakukan saat ihram sampai hari raya haji, tujuh hari dilakukan bila telah sampai di negeri masing-masing.

3. Haji Tamattu

Kata tamattu’ memiliki arti bersenang-senang. Haji jenis ini adalah ketika orang melaksanakan umrah terlebih dahulu pada bulan-bulan haji, lalu ber-tahallul. Kemudian berihram haji dari Makkah atau sekitarnya pada tanggal 8 Dzulhijjah (hari Tarwiyah) atau 9 Dzulhijjah tanpa harus kembali lagi dari miqat semula. Selama jeda waktu tahallul tersebut, dia bisa bersenang-senang karena tidak dalam keadaan ihram dan tidak terkena larangan ihram.

Akan tetapi orang yang melakukan haji jenis ini dikenakan dam sama seperti haji Qiran, yakni dengan menyembelih seekor kambing yang sah untuk qurban. Dan jika tidak mampu menyembelih kambing, maka bisa diganti dengan berpuasa sepuluh hari. Tiga hari saat ihram sampai hari raya haji dan tujuh hari dilakukan setelah kembali ke tempat asal.

Mengenal tiga macam pelaksanaan ibadah haji merupakan langkah penting bagi setiap jemaah haji untuk memahami dan menjalankan ibadah dengan benar. Dengan memahami perbedaan dan pentingnya setiap jenis ibadah haji, jemaah haji dapat mengoptimalkan pengalaman spiritual selama perjalanan ibadah. Semoga pemahaman ini membantu setiap Muslim yang merindukan untuk menunaikan ibadah haji dengan penuh kekhusyukan dan keberkahan.

Persiapan Penting Sebelum Berangkat Haji: Memastikan Kesiapan Spiritual dan Fisik

Berangkat haji adalah momen sakral bagi umat Muslim di seluruh dunia. Ini adalah perjalanan spiritual yang membutuhkan persiapan matang, baik secara mental, fisik, maupun logistik. Sebelum memasuki perjalanan ini yang dianggap sebagai salah satu rukun Islam, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dengan cermat untuk memastikan pengalaman yang lancar dan berarti bagi setiap jemaah. Mari kita bahas beberapa persiapan penting sebelum berangkat haji.

  1. Persiapan Mental dan Spiritual:
    Sebelum berangkat, penting bagi jemaah haji untuk mempersiapkan diri secara mental dan spiritual. Ini termasuk meningkatkan keimanan, merenungkan makna dari ibadah haji, dan membersihkan hati dari segala beban dan konflik yang mungkin mengganggu konsentrasi selama ibadah. Memperdalam pengetahuan tentang ritual-ritual haji juga sangat dianjurkan.
  2. Pemeriksaan Kesehatan:
    Kesehatan fisik adalah hal yang sangat penting sebelum berangkat haji. Jemaah haji disarankan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk memastikan bahwa mereka dalam kondisi fisik yang baik untuk menyelesaikan semua ritual ibadah yang memerlukan kekuatan fisik yang cukup.
  3. Vaksinasi dan Imunisasi:
    Sebelum berangkat, pastikan bahwa semua vaksinasi dan imunisasi yang diperlukan telah diberikan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan setempat dan pemerintah Arab Saudi. Hal ini sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kesehatan jemaah serta jamaah lainnya di sekitar.
  4. Persiapan Dokumen:
    Pastikan semua dokumen yang diperlukan telah disiapkan dengan benar, termasuk paspor, visa, tiket pesawat, serta dokumen-dokumen identifikasi lainnya. Periksa juga apakah semua informasi yang tertera di dokumen tersebut sudah sesuai dengan data yang benar, agar tidak terjadi masalah saat proses pemeriksaan di bandara atau saat penginapan di Arab Saudi.
  5. Persiapan Keuangan:
    Pastikan bahwa seluruh kebutuhan keuangan selama perjalanan telah dipersiapkan dengan baik. Ini termasuk biaya akomodasi, transportasi, makanan, serta uang tunai yang diperlukan untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Jangan lupa untuk mempersiapkan dana darurat dalam hal terjadi keadaan darurat atau kebutuhan mendadak lainnya.
  6. Pakaian dan Perlengkapan:
    Pilihlah pakaian yang sesuai dengan iklim di Arab Saudi, yang umumnya panas dan kering, namun bisa berubah secara tiba-tiba. Persiapkan pakaian ibadah yang nyaman dan sesuai dengan tata cara beribadah haji. Selain itu, bawa juga perlengkapan pribadi seperti sepatu yang nyaman, perlengkapan mandi, serta obat-obatan pribadi yang mungkin dibutuhkan selama perjalanan.
  7. Informasi dan Pengetahuan Lokal:
    Sebelum berangkat, luangkan waktu untuk mempelajari tentang tempat-tempat suci di Arab Saudi, serta tata cara beribadah haji yang benar. Pelajari juga tentang aturan dan etika yang berlaku di tempat-tempat ibadah, termasuk larangan dan tata cara yang harus diikuti oleh jemaah haji.


Persiapan sebelum berangkat haji adalah langkah penting untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan perjalanan ibadah. Dengan mempersiapkan diri secara mental, fisik, dan logistik, jemaah haji dapat menghadapi perjalanan ini dengan penuh kepercayaan diri dan khusyuk, serta mendapatkan pengalaman ibadah yang berarti dan menyentuh hati. Semoga perjalanan haji menjadi momen yang membawa berkah dan keberkatan bagi semua jemaah yang menjalaninya.

Kemenag Rilis Jadwal Pemberangkatan Jemaah Haji, 22 Kloter Terbang 12 Mei

Jakarta 06 Mei 2024, Kementerian Agama  merilis jadwal pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Indonesia. Jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama pada 11 Mei dan secara bertahap diberangkatkan pada 12 Mei 2024.

Indonesia tahun ini mendapat 241.000 kuota haji. Jumlah ini terdiri atas 213.320 jemaah haji reguler dan 27.680 jemaah haji khusus.

“Proses pembagian kloter (kelompok terbang) dan penyusunan jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah sudah selesai. Kloter pertama akan mulai terbang pada 12 Mei 2024 ke Tanah Suci,” terang Direktur Layanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab di Jakarta, Minggu (5/5/2024).

Menurutnya, ada 14 asrama haji embarkasi di seluruh Indonesia yang akan melayani pemberangkatan jemaah haji, yaitu: Embarkasi Aceh (BTJ), Medan atau Kualanamu (KNO), Batam (BTH), Padang (PDG), Palembang (PLM), Jakarta Pondok Gede (JKG), Jakarta Saudia (CKG SV atau JKS), Kertajati (KJT), Solo (SOC), Surabaya (SUB), Lombok (LOP), Balikpapan (BPN), Banjarmasin (BDJ), dan Makassar atau Ujungpandang (UPG).

Keberangkatan jemaah haji Indonesia terbagi dalam dua gelombang. Pemberangkatan gelombang pertama dijadwalkan dari 12 – 23 Mei 2024. Untuk gelombang kedua, pemberangkatan jemaah akan berlangsung dari 24 Mei – 10 Juni 2024.

“Pada hari pertama, ada 22 kloter yang akan terbang ke Arab Saudi, yaitu: dua kloter dari Embarkasi Jakarta – Pondok Gede, tiga kloter dari Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS), lima kloter dari embarkasi Solo, lima kloter dari Embarkasi Surabaya, serta masing-masing satu kloter dari Embarkasi Batam, Palembang, Banjarmasin, Kertajati, Lombok, Makassar, dan Padang,” sebut Saiful Mujab.

“Jelang keberangkatan, saya mengimbau jemaah haji Indonesia untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, cukup istirahat serta tidak terlalu banyak beraktivitas,” tandasnya.

Jadwal Pemberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 1445 H/2024 M Embarkasi:

1. Aceh (BTJ)
2. Medan atau Kualanamu (KNO)
3. Batam (BTH)
4. Padang (PDG)
5. Palembang (PLM)

6. Jakarta Pondok Gede (JKG)
7. Jakarta Saudia (CKG SV)
8. Kertajati (KJT)
9. Solo (SOC)
10. Surabaya (SUB)

11. Lombok (LOP)
12. Balikpapan (BPN)
13. Banjarmasin (BDJ)
14. Makassar atau Ujungpandang (UPG)

Keistimewaan Bulan Syawal, Bulan Kemanangan Umat Islam

Setelah bulan Ramadhan yang penuh dengan ibadah dan peningkatan spiritual, datang dengan keistimewaan tersendiri bagi umat Muslim. Ini adalah waktu yang dinanti-nantikan dan dirayakan dengan sukacita yang mendalam. Mari kita telusuri beberapa keistimewaan yang membuat Bulan Syawal begitu istimewa:

1. Hari Raya Idul Fitri: Merayakan Kemenangan

Bulan Syawal dimulai dengan momen yang paling diinginkan oleh umat Islam, yaitu Hari Raya Idul Fitri. Ini adalah momen kemenangan spiritual setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa Ramadhan. Di hari ini, umat Muslim berkumpul dalam kesatuan, meninggalkan perbedaan dan saling memaafkan. Suasana sukacita memenuhi udara saat salam persaudaraan diucapkan, dan cinta serta kedamaian mengalir dalam setiap doa yang terucap.

2. Puasa Enam Hari: Meningkatkan Kebajikan

Setelah merayakan Idul Fitri, Bulan Syawal masih menawarkan kesempatan emas untuk meningkatkan kebaikan. Puasa enam hari di bulan Syawal dianggap memiliki keutamaan yang besar di mata Islam. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri akan memberikan pahala seperti berpuasa setahun penuh. Ini adalah kesempatan bagi umat Muslim untuk terus memperkuat hubungan spiritual mereka dengan Allah SWT.

3. Bulan untuk Bersilaturahmi

Keutamaan bulan Syawal tentunya menjadi ajang bagi umat Islam untuk melakukan bersilaturahmi dengan kerabat dekat, tetangga, dan kenalan lainnya.

Menjaga hubungan dengan bersilaturahmi merupakan hal yang diperintahkan oleh Allah SWT yang dijelaskan dalam Al-Qur’an, surah An-Nisa Ayat 36. yaitu:

وَٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا۟ بِهِۦ شَيْـًٔا ۖ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا وَبِذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَٰمَىٰ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَٱلْجَارِ ذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْجَارِ ٱلْجُنُبِ وَٱلصَّاحِبِ بِٱلْجَنۢبِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَٰنُكُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ مَن كَانَ مُخْتَالًا

Wa’budullāha wa lā tusyrikụ bihī syai`aw wa bil-wālidaini iḥsānaw wa biżil-qurbā wal-yatāmā wal-masākīni wal-jāri żil-qurbā wal-jāril-junubi waṣ-ṣāḥibi bil-jambi wabnis-sabīli wa mā malakat aimānukum, innallāha lā yuḥibbu mang kāna mukhtālan fakhụrā.

Artinya: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.”

4. Bulan yang Dianjurkan untuk Pelaksanaan Pernikahan

Keutamaan menikah di bulan Syawal adalah untuk menyingkirkan tradisi jahiliyah. Pada masa tersebut, orang-orang tidak ingin melakukan pernikahan di bulan Syawal karena takut terjadi malapetaka.

Hal tersebut dikarenakan terdapat suatu tahun di mana Allah SWT menurunkan wabah, tepatnya di bulan Syawal yang menyebabkan banyak kematian termasuk pasangan pengantin. Masih banyak beberapa takhayul lainnya yang dipercaya para kaum jahiliyah terkait pernikahan di bulan Syawal. Namun, Rasulullah SAW membantah segala tradisi dan takhayul tersebut dengan menikahi Sayyidah Aisyah.

Dilansir dari Kalsel.kemenag.go.id, sangatlah dianjurkan untuk menikah pada bulan Syawal sebagai bentuk ibadah menjalankan sunah Nabi Muhammad SAW, sebagaimana hadis berikut:

تَزَوَّجَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَوَّالٍ وَبَنَى بِي فِي شَوَّالٍ فَأَيُّ نِسَاءِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أَحْظَى عِنْدَهُ مِنِّي

Artinya: “Rasulullah SAW menikahiku (Siti Aisyah) pada bulan Syawal dan berkumpul denganku pada bulan Syawal, maka siapa di antara istri-istri beliau yang lebih beruntung dariku?” (HR. Muslim).

Bulan Syawal juga menjadi titik awal bagi umat Muslim untuk melanjutkan momentum kebaikan yang telah dimulai selama bulan Ramadhan. Meskipun bulan suci itu telah berlalu, semangat untuk meningkatkan amal ibadah dan memperbaiki diri masih tetap menyala. Bulan Syawal adalah waktu yang tepat untuk melanjutkan perjalanan spiritual, memperdalam hubungan dengan Allah SWT, dan menyebarkan kebaikan kepada sesama.

Simak Ini! Ini Dia 7 Tips Umroh Pertama Kali Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Ibadah Umrah menjadi salah satu impian bagi para umat Islam di seluruh dunia. Namun, bagi mereka yang belum pernah melaksanakan Umrah, mengetahui berbagai tips Umrah pertama kali menjadi suatu hal penting demi lancarnya ibadah.

Dikutip dari buku Umrah, Ahmad Alawiy (2020: 27), kata Umrah dalam bahasa Arab, yang artinya ziarah. Artian lebih luasnya, Umrah berarti menziarahi Ka’bah, melaksanakan tawaf, bersa’i antara Shafa – Marwah, mencukur rambut, dan bisa dilakukan setiap waktu.

Umrah menjadi salah satu ibadah bagi umat Islam, yang memerlukan berbagai persiapan khusus dalam melaksanakannya. Meski begitu, para jamaah Arrayyan dapat mempersiapkan hal tersebut dengan mengikuti 7 tips Umrah pertama kali berikut ini.

1. Persiapkan dokumen yang diperlukan

Sebelum berangkat, pastikan jamaah telah memeriksa semua dokumen yang diperlukan untuk perjalanan ibadah umroh. Hal ini perlu dilakukan demi kelancaran jamaah saat proses pemeriksaan oleh tim imigrasi di bandara.

Dokumen tersebut di antaranya paspor, visa umroh, tiket pesawat. Pastikan semua dokumen tersebut masih aktif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

2. Pelajari tata cara umroh

Mempelajari tata cara umroh adalah langkah penting sebelum berangkat ke Tanah Suci. Jamaah perlu memahami setiap langkah pelaksanaan ibadah Umrah (umroh), mulai dari berihram, tawaf, sa’i dan tahalul, hal ini bisa dipelajari melalui buku atau video.

3. Menjaga kesehatan tubuh

Kesehatan adalah aset berharga selama perjalanan Umrah (umroh). Pastikan jamaah menjalani pemeriksaan kesehatan secara lengkap sebelum keberangkatan dan mempersiapkan obat-obatan pribadi yang mungkin akan diperlukan nantinya.

Selain itu, lakukan vaksinasi yang diperlukan sesuai dengan persyaratan kesehatan yang berlaku dalam peraturan pelaksanaan ibadah Umrah.

4. Bawalah pakaian seperlunya

Pakaian yang digunakan selama ibadah Umrah memiliki aturan khusus. Pastikan jamaah membawa pakaian ihram yang sesuai, serta pakaian yang cocok dengan cuaca di Tanah Suci. Juga, jangan lupa untuk membawa perlengkapan keseharian yang nyaman.

5. Rencanakan Akomodasi dengan Baik

Pastikan jamaah telah memesan akomodasi yang sesuai dengan kebutuhan. Ada banyak pilihan akomodasi di Makkah dan Madinah, mulai dari hotel mewah paket eksekutif paket ekonomis. Pilihlah yang sesuai dengan anggaran dan keperluan jamaah.

6. Rencanakan budgeting keuangan dengan baik

Merencanakan budgeting anggaran keuangan untuk ibadah Umrah adalah hal wajib yang perlu dilakukan. Anggaran ini mencakup biaya perjalanan Umrah (umroh) dan bekal saat di Tanah Suci.

7. Berdoa dan Mentaati Aturan

Persiapan terakhir yang perlu dilakukan adalah berdoa dan senantiasa mentaati segala aturan yang ditetapkan pihak travel maupun pemerintah dalam pelaksanaan ibadah umroh.

Dengan mengikuti 7 tips umroh pertama kali di atas. Semoga dapat memberikan referensi bagi jamaah Arrayyan Al Mubarak dalam melakukan berbagai persiapan ibadah umroh ke Tanah Suci. Semoga perjalanan ibadah Umrah dapat berjalan lancar, dan diterima oleh Allah Swt.

Musim Semi di Turki: Keindahan Bunga Tulip dan Kesempatan Umroh di Bulan Syawal 1445 H

Musim Tulip di Turki adalah salah satu fenomena yang paling menakjubkan di dunia. Setiap tahun, saat bunga tulip mekar dengan indahnya, Turki berubah menjadi taman-taman yang memukau dengan warna-warni spektakuler yang menghiasi pemandangannya. Tidak hanya itu, tahun 2024 adalah tahun istimewa karena musim tulip kali ini bertepatan dengan bulan Syawal 1445 H. Hal ini menciptakan kesempatan unik bagi umat Islam yang berencana untuk melaksanakan ibadah umroh sekaligus merasakan keindahan musim tulip di Turki.

Musim Tulip di Turki biasanya terjadi antara akhir April hingga awal Mei. Kota Istanbul adalah salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan keajaiban ini. Festival Tulip Istanbul adalah perayaan tahunan yang memamerkan lebih dari satu juta tulip yang mekar di taman-taman kota, menciptakan pemandangan yang sangat menakjubkan. Kamu akan merasa seolah-olah kamu telah memasuki dunia dongeng yang penuh warna lho sobat.

Selain menikmati keindahan alam, Turki juga menawarkan berbagai situs bersejarah dan religius yang berarti bagi umat Islam. Istanbul, sebagai salah satu kota paling ikonik, memiliki Masjid Biru (Blue Mosque) dan Hagia Sophia yang indah. Selain itu, di Istanbul kamu akan diajak mengunjungi Masjid Suleimaniye, Hippodrome Square, Topkapi Palace, dan menaiki Bosphorus Cruise. Lalu kamu akan diajak berkeliling di kota Bursa dengan mengunjungi Ulu Cami Mosque, Green Mosque & Green Tomb, dan Silk Market. Mengunjungi tempat-tempat ini adalah kesempatan untuk mendalami sejarah dan warisan Islam.

Tahun 2024 adalah tahun yang sangat istimewa karena musim tulip bertepatan dengan bulan Syawal 1445 H dalam kalender Hijriyah. Bulan Syawal adalah bulan yang berbahagia dalam agama Islam, menandai berakhirnya Ramadan dan kedatangan Hari Raya Idul Fitri. Ini adalah waktu yang sangat istimewa untuk beribadah dan berdoa.

Menggabungkan keindahan musim tulip dengan pelaksanaan ibadah Umroh di bulan Syawal 1445 H adalah pengalaman yang sangat istimewa. Kamu bisa merasakan keindahan alam dan mendekatkan diri kepada Allah dalam satu perjalanan atau dalam satu momen yang tak terlupakan. Ini adalah kesempatan langka yang harus dimanfaatkan oleh umat muslim yang ingin menjalankan ibadah Umroh dengan suasana hati yang tenang dan indah.

Paket Umroh Plus Turki di bulan Syawal 2024 adalah kesempatan yang sangat langka. Jadi pastikan kamu tidak melewatkan kesempatan yang satu ini. Daftarkanlah dirimu dari sekarang dan jadilah Keluarga Besar Arrayyan Al Mubarak.

BERBEKAL HATI SUCI: MENDALAMI PENGALAMAN PENUH MAKNA DALAM IBADAH UMRAH 1445 H

BERBEKAL HATI SUCI: MENDALAMI PENGALAMAN PENUH MAKNA DALAM IBADAH UMRAH 1445 H

Dari Abu Hurairah, Nabi ﷺ bersabda, “Berusahalah melakukan umrah dan haji, karena kedua amalan itu menghilangkan kemiskinan dan dosa, sebagaimana api menghilangkan kotoran besi, emas, dan perak.” (HR. Tirmidzi).

Dari Ibnu Abbas, Nabi ﷺ bersabda, “Tidak ada hadjin (orang yang melaksanakan haji) yang berhaji di hari-hari tertentu (yaitu hari Arafah) kecuali dia akan diberi berita gembira (pahala) dan tidak ada orang yang melakukan umrah pada bulan tertentu (yaitu bulan Ramadhan) kecuali dia akan diberi berita gembira, dan tidak ada orang yang berhaji dan berumrah secara beruntun kecuali dia akan berada dalam keadaan tamu-Ku.” (HR. Muslim)

Umrah merupakan salah satu ibadah penting dalam agama Islam yang menjadi cita-cita bagi banyak umat Muslim di seluruh dunia. Sebagai bentuk perjalanan spiritual menuju tanah suci Mekkah dan Madinah, umrah memiliki nilai keagamaan dan keberkahan yang tinggi bagi setiap Muslim yang melaksanakannya. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lebih dalam tentang arti, manfaat, dan pelaksanaan umrah sebagai bentuk pengabdian kepada Allah.

Apa Itu Umrah?

Umrah adalah ibadah dalam Islam yang melibatkan perjalanan ke Mekkah, salah satu kota suci bagi umat Muslim. Umrah bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun dan tidak terikat oleh waktu tertentu seperti haji. Meskipun umrah memiliki status ibadah yang lebih ringan dibandingkan haji, tidak sedikit umat Muslim yang berusaha untuk melaksanakannya dengan niat ikhlas dan tulus.

Rangkaian Ibadah Umrah

Pelaksanaan umrah melibatkan serangkaian tindakan ibadah yang perlu dijalankan oleh jemaah. Berikut adalah rangkaian ibadah umrah secara singkat:

  • Ihram : Saat tiba di Miqat, jemaah umrah mengenakan pakaian ihram yang menandakan niat untuk melakukan umrah dan menjalankan peraturan tertentu selama berada dalam status ihram.
  • Tawaf : Setibanya di Masjidil Haram di Mekkah, jemaah umrah melakukan tawaf, yaitu mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali dengan gerakan tawaf yang khusus.
  • Sa’i : Setelah tawaf, jemaah melakukan sa’i, yaitu berlari-lari kecil tujuh kali antara bukit Safa dan Marwah, mengikuti jejak Siti Hajar mencari air untuk putranya, Nabi Isma’il.
  • Tahallul :Setelah menyelesaikan sa’i, jemaah memotong rambut sebagai tanda pembebasan dari ikatan ihram dan akhir dari ibadah umrah.

Melakukan umrah memiliki banyak manfaat, baik secara spiritual maupun sosial. Beberapa manfaat umrah antara lai

  • Mendekatkan Diri kepada Allah: Umrah adalah kesempatan bagi setiap Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah, merenungkan arti kehidupan, dan memperbaiki hubungan dengan Sang Pencipta.
  • Pengampunan Dosa: Umrah yang dilakukan dengan niat tulus dan ikhlas dapat menghapus dosa-dosa dan membuka pintu pengampunan dari Allah.
  • Kesempatan Merenung: Umrah memberikan kesempatan bagi jemaah untuk merenungkan diri, memperbaiki kesalahan, dan berintrospeksi atas diri sendiri.
  • Persaudaraan Muslim: Jutaan umat Muslim dari berbagai negara berkumpul di Mekkah dalam semangat persaudaraan. Hal ini memperkuat rasa persatuan di antara umat Islam.

Umrah merupakan perjalanan spiritual bagi setiap Muslim yang ingin mendekatkan diri kepada Allah dan meraih keberkahan. Meskipun bukan merupakan kewajiban seperti haji, umrah memberikan banyak manfaat spiritual dan kesempatan untuk membuka lembaran baru dalam kehidupan. Bagi setiap Muslim yang berkesempatan, melaksanakan umrah adalah sebuah pengalaman berharga dan kesempatan untuk mendapatkan keberkahan dari Allah.

Insya Allah Arrayyan Al Mubarak sudah membuka program ARRAYYAN UMRAH 1445H yang mempunyai durasi selama 9hari . Daftarkan segera bersama keluarga tercinta.

PERJALANAN SUCI MENUJU BAITULLAH: MENDALAMI MAKNA & PENTINGNYA IBADAH HAJI

PERJALANAN SUCI MENUJU BAITULLAH: MENDALAMI MAKNA & PENTINGNYA IBADAH HAJI

Melakukan ibadah haji merupakan salah satu kewajiban agama bagi setiap Muslim yang mampu melaksanakannya, Penting untuk diingat bahwa haji bukan hanya sekadar perjalanan fisik ke Mekkah, tetapi juga sebuah perjalanan spiritual yang melibatkan kesungguhan hati dan niat yang tulus. Bagi mereka yang belum mampu untuk berhaji, Allah mencatat niat baik dan upaya mereka, dan tetap diharapkan untuk berusaha meningkatkan ketaqwaan dan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

Kenapa sih kita harus melaksanakan ibadah haji? “Mengerjakan haji merupakan kewajiban hamba terhadap Allah SWT yaitu bagi yang mampu mengadakan perjalanan ke Baitullah. barang siapa yang mengingkarinya, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya tidak memerlukan sesuatu dari semesta alam.” (QS Ali Imran ayat 97).

PT Arrayyan Al Mubarak mempunya pogram HAJI KHUSUS, program Arbias 1444H yang dimana haji dengan kuota resmi pemerintah estimasi masa tunggu 6-7 tahun.

Program haji meliputi beberapa rangkaian ibadah, di antaranya:

  • Ihram Saat tiba di Mekkah atau lokasi miqat, jemaah haji memasuki status ihram dengan mengenakan pakaian khusus yang menandakan niat untuk melakukan ibadah haji.
  • Tawaf Setelah tiba di Masjidil Haram, jemaah haji melaksanakan tawaf mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali.
  • Sa’i Jemaah haji melakukan sa’i antara bukit Safa dan Marwah, mengenang usaha Hajar mencari air untuk putranya, Nabi Isma’il.
  • Wukuf di Arafah Ibadah puncak haji adalah wukuf di Padang Arafah, di mana jemaah berdoa dan bertakbir sambil mengharapkan ampunan dan rahmat Allah.
  • Mabit di Muzdalifah Setelah wukuf di Arafah, jemaah haji bermalam di Muzdalifah dan mengumpulkan batu untuk melempar jumrah.
  • Melempar Jumrah Jemaah haji melempar tiga patung simbolis di Mina, menandakan penolakan terhadap godaan setan.
  • Tahallul Jemaah haji mencukur atau memotong rambut sebagai simbol pembebasan diri dari ikatan ihram.

Program haji memiliki berbagai manfaat bagi jemaah dan masyarakat Muslim secara keseluruhan:

  • Penguatan Iman dan Ketakwaan Program haji adalah pengalaman spiritual yang mendalam dan memperkuat ikatan seorang Muslim dengan Allah.
  • Persatuan Umat Jutaan jemaah haji dari berbagai negara dan latar belakang bersatu dalam ibadah yang sama, menggambarkan persatuan umat Islam.
  • Penghapusan Dosa Haji yang dilakukan dengan ikhlas diyakini dapat menghapus dosa-dosa masa lalu.
  • Kesadaran Sosial dan Kepedulian Program haji mengajarkan tentang kesederhanaan, berbagi, dan peduli terhadap sesama.
  • Pembentukan Karakter Melalui perjalanan dan tantangan dalam program haji, jemaah haji belajar tentang kesabaran, ketekunan, dan ketabahan.

Dengan demikian, program haji adalah momen yang sangat istimewa bagi umat Muslim, di mana mereka dapat menunaikan ibadah wajib dan mendapatkan berbagai manfaat spiritual dan sosial. Penting bagi setiap Muslim yang mampu untuk berusaha melaksanakan haji sesuai dengan tuntunan agama.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa yang datang untuk haji ke rumah ini (Ka’bah) dengan niat yang tulus ikhlas dan tidak melakukan perbuatan yang tercela, maka kembali seperti hari saat dia dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Muslim)

Insya Allah Arrayyan Al Mubarak sudah membuka program HAJI KHUSUS yang dengan durasi selama 25 hari. Daftarkan segera bersama keluarga tercinta.