Bukan Sekedar City Tour: Menyusuri Jejak Dakwah Rasulullah ﷺ di Thaif

Bukan Sekedar City Tour: Menyusuri Jejak Dakwah Rasulullah ﷺ di Thaif

Bayangkan berdiri di kota yang pernah menjadi salah satu tempat Rasulullah SAW menyampaikan dakwah.

Bukan sekadar melihat pemandangan, perjalanan ke Thaif bisa menjadi kesempatan untuk mengenal kembali salah satu bagian penting dari perjalanan dakwah Rasulullah ﷺ.

Thaif (الطائف, aṭ-Ṭā’if) berada di Provinsi Makkah, Arab Saudi, tepatnya di kawasan pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.700–1.900 meter di atas permukaan laut. Kota ini terletak di sebelah tenggara Makkah dan menawarkan udara yang lebih sejuk, perkebunan, serta berbagai hasil pertanian seperti anggur, madu, dan bunga mawar yang menjadi salah satu ciri khasnya. Keindahan alam dan nilai sejarahnya membuat Thaif menarik untuk dikunjungi, termasuk saat menjalani perjalanan umroh.

🕌 Sejarah Kota Thaif

Thaif merupakan kota pegunungan di kawasan Hijaz, Arab Saudi. Sejak dahulu, masyarakat mengenal Thaif sebagai wilayah yang subur dengan sumber air melimpah, perkebunan, dan beragam hasil pertanian. Bernama Thaif dipercaya berasal dari keberadaan pagar atau tembok yang mengelilingi kota. Sebelum Islam datang, Bani Tsaqif menjadikan Thaif sebagai salah satu pusat kehidupan mereka. Suku ini memiliki kekuatan dan kekayaan yang cukup besar di Jazirah Arab. Pada masa itu, masyarakat Thaif juga menyembah Lata, salah satu berhala yang terkenal di wilayah tersebut.

Dalam sejarah Islam, Thaif kemudian menjadi bagian penting dari perjalanan dakwah Rasulullah ﷺ. Rasulullah ﷺ datang ke Thaif untuk menyampaikan dakwah kepada Bani Tsaqif setelah menghadapi tekanan berat di Makkah. Namun, penduduk Thaif menolak dakwah beliau dan memberikan perlakuan yang keras. Peristiwa tersebut menjadi salah satu ujian berat dalam perjalanan dakwah Rasulullah ﷺ sekaligus mengajarkan tentang kesabaran, keteguhan, dan kasih sayang dalam menghadapi penolakan.

🌹Perjalanan Dakwah Rasulullah ﷺ di Thaif

Thaif tidak hanya menawarkan suasana pegunungan yang sejuk dan pemandangan yang indah, tetapi juga menyimpan salah satu kisah penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah ﷺ. Setelah menghadapi tekanan dari kaum Quraisy di Makkah, Rasulullah ﷺ bersama Zaid bin Haritsah melakukan perjalanan ke Thaif untuk menyampaikan dakwah sekaligus mencari perlindungan dan dukungan dari Bani Tsaqif.

Setibanya di Thaif, Rasulullah ﷺ menemui tiga pembesar Bani Tsaqif, yaitu Mas’ud, Abdu Yalail, dan Habib, lalu mengajak mereka untuk beriman kepada Allah SWT. Namun, dakwah tersebut ditolak dan Rasulullah ﷺ justru mendapatkan hinaan serta perlakuan kasar.

Penduduk Thaif bahkan meneriaki dan melempari beliau dengan batu, sementara Zaid bin Haritsah berusaha melindungi Rasulullah ﷺ dari serangan tersebut. Meski telah berusaha melindungi beliau, batu-batu tetap mengenai tubuh Rasulullah ﷺ hingga menyebabkan luka dan darah. Dalam keadaan menderita, Rasulullah ﷺ bersama Zaid kemudian beristirahat di bawah pohon kurma sebelum akhirnya kembali menuju Makkah.

Perjalanan ke Thaif menjadi salah satu ujian berat dalam dakwah Rasulullah ﷺ, sekaligus menjadi kisah yang mengajarkan kesabaran, keteguhan, dan kasih sayang beliau dalam menghadapi penolakan.

🚠 Destinasi menarik di Thaif

Saat berkunjung ke Thaif, jamaah tidak hanya menikmati suasana kota pegunungan yang sejuk, tetapi juga dapat mengenal berbagai tempat yang memiliki nilai sejarah dan pengalaman menarik. Beberapa destinasi yang dapat menjadi bagian dari perjalanan di Thaif antara lain:

  • Masjid Abdullah bin Abbas dan Masjid Kuk — Mengenal tempat bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan dakwah Rasulullah ﷺ di Thaif.
  • Tempat Penyulingan Mawar — Melihat proses pengolahan bunga mawar khas Thaif menjadi air mawar dan parfum.
  • Telefrik & Pegunungan Thaif — Menikmati perjalanan dengan kereta gantung sambil melihat panorama pegunungan dan lembah Thaif dari ketinggian dengan suasana yang lebih sejuk.

Ada satu fakta menarik yang bisa kamu temukan saat berada di Thaif adalah jalur pegunungan Al-Hada. Dari atas telefrik atau cable car, jamaah dapat melihat jalan berkelok yang membelah kawasan pegunungan. Menariknya, jalur tersebut dikenal sebagai bagian dari rute bersejarah menuju Thaif yang telah digunakan sejak masa lalu.

Dalam perjalanan dakwahnya, Rasulullah ﷺ menempuh kawasan pegunungan untuk menuju Thaif. Kini, jamaah dapat menikmati panorama Al-Hada dari ketinggian sekaligus melihat jalur pegunungan yang membentang di bawahnya. Pemandangan ini dapat mengajak jamaah membayangkan kembali perjalanan Rasulullah ﷺ menuju Thaif yang penuh perjuangan.

🕋 Umroh + City Tour Thaif Bersama Arrayyan Al Mubarak

Ingin merasakan sendiri pesona Thaif yang penuh makna?
Kini, Anda bisa mengikuti Program Umroh Super Nyaman + Bonus City Tour Thaif bersama Travel Arrayyan Al Mubarak. Selain menjalankan ibadah dengan nyaman, Anda juga dapat menjelajahi kota bersejarah ini melalui City Tour Thaif yang memberikan pengalaman lebih berkesan dan penuh wawasan.

💸 Mulai dari 31 Juta-an saja
📅 Jadwal keberangkatan terdekat: 28 Oktober 2026
🛫 Emirates Airlines
📲 Cek Selengkapnya hanya di Arayyan Al Mubarak

Karena setiap langkah menuju Baitullah, layak dikenang dengan penuh makna.